Zhoumi Super Junior-M Ditunjuk sebagai CEO Perusahaan Gabungan SM-TME Mengintip Replika Tembok Konstantinopel di Balik Layar Serial Mehmed: Fetihler Sultanı Undertale: The Determination Symphony Hadir di Jakarta 11 Oktober 2026 Ekonom: Kerja Sama Indonesia-Rusia Positif untuk Perluasan Ekspor Vicky Shu Akui Hobi Berdagang, Tak Gengsi Cari Job hingga Jualan di Media Sosial IU Siap Rilis Karya Baru pada September 2026, Rilis Video Teaser

Headline

Tingkat Stres Pekerja Indonesia Terendah Kedua di ASEAN 2026, Filipina Paling Tinggi

badge-check


					Tingkat Stres Pekerja Indonesia Terendah Kedua di ASEAN 2026, Filipina Paling Tinggi Perbesar

Daftar Negara dengan Pekerja Paling Stres di ASEAN 2026, Indonesia Urutan Berapa?(Freepik/tirachardz)

Jakarta, GlobalSiar.com – Sebuah laporan global terbaru menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat stres pekerja terendah di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) pada tahun 2026. Posisi ini kontras dengan kondisi pekerja di Filipina yang justru dinobatkan sebagai yang paling tertekan di regional.

Temuan ini bersumber dari laporan bergengsi “State of the Global Workplace 2026” yang dirilis oleh lembaga analitik asal Amerika Serikat, Gallup, pada April lalu. Laporan tersebut merupakan hasil survei Gallup World Poll yang berlangsung sepanjang Januari hingga Desember 2025, melibatkan populasi usia produktif (15 tahun ke atas) di lebih dari 160 negara. Setiap negara umumnya mewakili sekitar 1.000 responden yang dipilih secara acak.

Menariknya, rata-rata pekerja di Asia Tenggara tercatat memiliki tingkat tekanan emosional yang jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata global. Hanya 25 persen responden ASEAN yang mengaku mengalami stres sepanjang hari, sementara secara global angkanya mencapai 40 persen.

Namun, di balik angka regional yang rendah itu, terdapat disparitas signifikan antar negara.

Filipina Tertinggi, Indonesia di Papan Bawah

Berdasarkan riset Gallup, Filipina menjadi negara dengan proporsi pekerja paling stres di ASEAN 2026. Meskipun berita asli tidak menyebutkan angka persis untuk Filipina, statusnya menempati posisi puncak sebagai negara dengan tingkat stres tertinggi di kawasan.

Sementara itu, Indonesia justru berada di urutan kedua terendah. Hanya ada satu negara di ASEAN yang tingkat stres pekerjanya lebih rendah dari Indonesia, meskipun berita asli tidak menyebutkan secara eksplisit nama negara tersebut (kemungkinan Laos atau Brunei berdasarkan tren historis). Yang pasti, posisi Indonesia menandakan bahwa secara psikologis, beban harian yang dirasakan tenaga kerja RI relatif lebih ringan dibandingkan tetangga seperti Filipina, Malaysia, atau Thailand.

Survei Gallup mengukur stres berdasarkan pertanyaan sederhana namun mendalam: “Apakah Anda mengalami banyak stres sepanjang hari kemarin?” Persentase yang menjawab “Ya” menjadi indikator utama.

Catatan Penting dari Gallup

Meskipun berita ini membawa kabar baik bagi Indonesia, Gallup memberikan peringatan agar tidak terlena. Rendahnya tingkat stres tidak serta-merta mencerminkan kualitas kehidupan kerja yang ideal atau bahagia.

Lembaga tersebut menyebutkan beberapa faktor yang bisa mempengaruhi rendahnya laporan stres, antara lain:

  1. Budaya Ekspresi: Masyarakat di beberapa negara mungkin kurang terbuka atau cenderung menormalisasi tekanan dibandingkan mengaku “stres”.
  2. Kondisi Ekonomi: Tingkat pendapatan dan keamanan kerja turut memengaruhi persepsi terhadap stres.
  3. Jam Kerja: Beban kerja yang sangat tinggi justru terkadang dinormalisasi sehingga tidak dilaporkan sebagai stres.

Selain stres, Gallup juga mencatat emosi negatif lain di ASEAN 2026: 19 persen responden mengaku merasakan kemarahan, 21 persen mengalami kesedihan, dan 19 persen merasakan kesepian dalam porsi waktu yang signifikan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zhoumi Super Junior-M Ditunjuk sebagai CEO Perusahaan Gabungan SM-TME

6 September 2026 - 07:00 WIB

Undertale: The Determination Symphony Hadir di Jakarta 11 Oktober 2026

5 September 2026 - 07:00 WIB

Danantara Dorong Transformasi Menyeluruh Rumah Sakit BUMN di Bawah IHC

4 September 2026 - 20:03 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Biofuel, Hidrogen, hingga Konservasi Lewat Enam Kesepakatan

4 September 2026 - 19:30 WIB

Filep Wamafma Desak Transparansi Pengelolaan PI 10 Persen BP Tangguh di Papua Barat

4 September 2026 - 18:05 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis