Bermula dari Candaan, Kasus Pelecehan Anak di Tempat Mengaji Kukar Terungkap, 11 Korban Diperiksa Gagal Diselundupkan! 544 Kg Merkuri Disamarkan Jadi Onderdil, Kerugian Negara Rp 1,5 M Klaim Gubernur Bohong? Pulau Sampah Muara Angke Masih Ada, Nelayan Pasrah Jalur Kapal Kandas Terus Warga Berau Panik? Gempa Filipina M 7,7 Picu Tsunami 20 cm di Biduk-biduk, BMKG Cabut Status Menkeu Buka Suara: PPh Final UMKM 0,5 Persen Tetap untuk Usaha Kecil, yang Kaya Jangan Ikut-ikutan Hoaks atau Fakta? Kejati Jabar Pastikan Wabup Indramayu Belum Jadi Tersangka, Kasih Masih Penyidikan

Headline

Klaim Gubernur Bohong? Pulau Sampah Muara Angke Masih Ada, Nelayan Pasrah Jalur Kapal Kandas Terus

badge-check


					Klaim Gubernur Bohong? Pulau Sampah Muara Angke Masih Ada, Nelayan Pasrah Jalur Kapal Kandas Terus Perbesar

GlobalSiar.com – Tumpukan sampah raksasa di Muara Angke, Jakarta Utara, masih belum sepenuhnya bersih. Padahal, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya mengklaim titik tersebut sudah selesai ditangani. Pantauan Kompas.com pada Senin (8/6/2026) pukul 10.00 WIB membuktikan sebaliknya.

Aktivitas pembersihan masih berlangsung. Satu unit excavator dan sejumlah petugas Dinas Lingkungan Hidup masih berada di atas tumpukan sampah. Mereka mengenakan baju oranye dan hijau, mengais sampah lalu memasukkannya ke karung putih.

“Pulau” Sampah Mengecil, Tapi Belum Tuntas

Tumpukan sampah yang sempat viral karena menyerupai “pulau” itu kini sudah jauh mengecil. Panjangnya tinggal sekitar 10 meter. Namun, sampah seperti bungkus plastik dan kayu masih menyangkut di sedimentasi lumpur.

Proses pembersihan belum rampung sepenuhnya.

Nelayan: Jalur Keluar Kapal Makin Sempit

Para nelayan di Kali Adem mengeluhkan hal berbeda. Mereka menyebut tumpukan sampah dan sedimentasi lumpur berada tepat di jalur keluar kapal. Kondisi ini semakin parah.

Ano (45), seorang nelayan, membandingkan dengan kondisi dulu. “Kalau dulu lebar. Biarpun hari ini kandas, besok lancar. Sekarang, kalau makin kandas ya kandas terus. Makin sempit, jalan kali jadi enggak lancar airnya,” tuturnya.

Ia mengaku kini hanya bisa pasrah. Ia menunggu tindakan nyata dari pemerintah.

“Cuma kalau di daerah Muara Angke ini emang susah, nanganinnya enggak bisa. Ya paling bisanya ya begini lah, hanya merata,” ujarnya.

Nelayan: Pengerukan Tak Sentuh Jalur Kapal

Nelayan lain, Yudi (bukan nama sebenarnya), menyoroti cara pengerukan yang selama ini dilakukan. Menurutnya, pengerukan jarang menyentuh bagian tengah muara. Padahal, di situlah jalur kapal para nelayan.

“Kita mah enggak perlu lebar, yang penting agak dalam aja gitu jalur. Jadi enak walaupun air kali kencang, kalau rada dalam kan enggak kandas baling-baling, enggak kena plastik di dasar,” kata Yudi.

Pemerintah Klaim Sudah Ditangani, Fakta di Lapangan Berbeda

Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung menyebut proses penanganan sampah di kawasan pesisir, termasuk Muara Angke, sudah dilakukan. Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah. Tumpukan sampah dan sedimentasi lumpur masih menghantui para nelayan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bermula dari Candaan, Kasus Pelecehan Anak di Tempat Mengaji Kukar Terungkap, 11 Korban Diperiksa

8 Juni 2026 - 13:03 WIB

Ilustrasi tempat mengaji atau TPQ di Desa Perdana, Kukar, Kalimantan Timur, tempat dugaan pelecehan seksual terhadap 11 anak terjadi

Gagal Diselundupkan! 544 Kg Merkuri Disamarkan Jadi Onderdil, Kerugian Negara Rp 1,5 M

8 Juni 2026 - 12:59 WIB

Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia menunjukkan barang bukti 42 jeriken berisi merkuri hasil penyelundupan di Pelabuhan Tanjung Priok

Warga Berau Panik? Gempa Filipina M 7,7 Picu Tsunami 20 cm di Biduk-biduk, BMKG Cabut Status

8 Juni 2026 - 12:21 WIB

Ilustrasi peringatan tsunami di pesisir Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang dicabut BMKG setelah tsunami kecil setinggi 20 cm terpantau di Biduk-biduk

Menkeu Buka Suara: PPh Final UMKM 0,5 Persen Tetap untuk Usaha Kecil, yang Kaya Jangan Ikut-ikutan

8 Juni 2026 - 11:59 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa menjelaskan kebijakan PPh final UMKM 0,5 persen bukan untuk menekan UMKM

Hoaks atau Fakta? Kejati Jabar Pastikan Wabup Indramayu Belum Jadi Tersangka, Kasih Masih Penyidikan

8 Juni 2026 - 02:47 WIB

Wakil Bupati Indramayu Syaefudin saat memberikan klarifikasi terkait kabar penetapan tersangka kasus tunjangan perumahan DPRD yang dibantah Kejati Jabar
Trending di Headline