Bermula dari Candaan, Kasus Pelecehan Anak di Tempat Mengaji Kukar Terungkap, 11 Korban Diperiksa Gagal Diselundupkan! 544 Kg Merkuri Disamarkan Jadi Onderdil, Kerugian Negara Rp 1,5 M Klaim Gubernur Bohong? Pulau Sampah Muara Angke Masih Ada, Nelayan Pasrah Jalur Kapal Kandas Terus Warga Berau Panik? Gempa Filipina M 7,7 Picu Tsunami 20 cm di Biduk-biduk, BMKG Cabut Status Menkeu Buka Suara: PPh Final UMKM 0,5 Persen Tetap untuk Usaha Kecil, yang Kaya Jangan Ikut-ikutan Hoaks atau Fakta? Kejati Jabar Pastikan Wabup Indramayu Belum Jadi Tersangka, Kasih Masih Penyidikan

Hukum & Kriminal

Heboh! Dadan Hindayana dan Silmy Karim Jadi Tersangka, Pakar: Korupsi Menjamur, Ini Musim Panen

badge-check


					Heboh! Dadan Hindayana dan Silmy Karim Jadi Tersangka, Pakar: Korupsi Menjamur, Ini Musim Panen Perbesar

GlobalSiar.com – Pekan ini menjadi bulan madu bagi pemberantasan korupsi di Indonesia. Dua kasus besar menyedot perhatian publik. Pertama, dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). Kedua, pemerasan izin tinggal warga negara asing di Direktorat Jenderal Imigrasi.

Pakar hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, angkat bicara. Menurutnya, terbongkarnya dua kasus ini menandakan satu hal: negara tidak pernah sepi dari korupsi.

“Ini juga indikasi bahwa semangat pemberantasan korupsi tetap bergairah. Tapi ini juga indikasi negara tidak pernah sepi dari korupsi. Karena memang bersama kekuasaan sekecil apa pun ada kecenderungan korupnya,” ujar Fickar kepada Kompas.com, Kamis (4/6/2026).

Bukan Persaingan KPK vs Kejagung, Tapi Musim Panen

Publik sempat bertanya-tanya. Apakah KPK dan Kejagung sedang bersaing? Keduanya sama-sama mengungkap kasus korupsi besar dalam waktu bersamaan.

Fickar menepis anggapan tersebut. Menurutnya, fenomena ini lebih tepat disebut sebagai “musim panen”. Kebetulan, kasus-kasus korupsi di berbagai instansi terungkap bersamaan.

“Ini kebetulan, mungkin ini musim panen terungkapnya korupsi di berbagai instansi, sehingga keduanya (KPK-Kejagung) terlihat sibuk,” kata Fickar.

Korupsi di BGN: Tersangka Mantan Kepala dan Dua Wakilnya

Kejaksaan Agung bergerak cepat. Rabu (3/6/2026), mereka menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana sebagai tersangka. Dua wakil kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, juga ikut ditetapkan.

Kejagung menduga terjadi penyimpangan dalam penunjukan yayasan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Yayasan tersebut terafiliasi dengan para tersangka. Selain itu, ada dugaan pengadaan barang dan jasa yang tidak sesuai kebutuhan. Praktik mark up harga juga diduga terjadi dalam sejumlah proyek.

Korupsi di Imigrasi: Silmy Karim dan 7 Pejabat Jadi Tersangka

Sehari kemudian, Kamis (4/6/2026), giliran KPK yang bergerak. Mereka menetapkan delapan tersangka dalam kasus pemerasan dokumen keimigrasian. Salah satunya adalah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim.

Tujuh pejabat lain di Ditjen Imigrasi juga ikut ditetapkan. KPK menduga Silmy dan kawan-kawan memeras warga negara asing. Modusnya: pengurusan izin tinggal sementara di Indonesia. Para pejabat Imigrasi itu diduga telah mengantongi Rp 145,5 miliar. Praktik ini berlangsung sejak Silmy menjabat sebagai Dirjen Imigrasi pada 2023-2024.

Pemberantasan Korupsi Harus Terus Ada

Berkaca dari kasus-kasus ini, Fickar menegaskan satu hal penting. Lembaga pemberantasan korupsi harus tetap ada. Selamanya. Karena korupsi tidak akan pernah benar-benar hilang. Yang bisa dilakukan adalah terus memberantasnya setiap kali muncul ke permukaan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bermula dari Candaan, Kasus Pelecehan Anak di Tempat Mengaji Kukar Terungkap, 11 Korban Diperiksa

8 Juni 2026 - 13:03 WIB

Ilustrasi tempat mengaji atau TPQ di Desa Perdana, Kukar, Kalimantan Timur, tempat dugaan pelecehan seksual terhadap 11 anak terjadi

Gagal Diselundupkan! 544 Kg Merkuri Disamarkan Jadi Onderdil, Kerugian Negara Rp 1,5 M

8 Juni 2026 - 12:59 WIB

Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia menunjukkan barang bukti 42 jeriken berisi merkuri hasil penyelundupan di Pelabuhan Tanjung Priok

Klaim Gubernur Bohong? Pulau Sampah Muara Angke Masih Ada, Nelayan Pasrah Jalur Kapal Kandas Terus

8 Juni 2026 - 12:51 WIB

Petugas Dinas Lingkungan Hidup membersihkan tumpukan sampah di Muara Angke, Jakarta Utara, yang masih tersisa meskipun sudah mengecil

Warga Berau Panik? Gempa Filipina M 7,7 Picu Tsunami 20 cm di Biduk-biduk, BMKG Cabut Status

8 Juni 2026 - 12:21 WIB

Ilustrasi peringatan tsunami di pesisir Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang dicabut BMKG setelah tsunami kecil setinggi 20 cm terpantau di Biduk-biduk

Menkeu Buka Suara: PPh Final UMKM 0,5 Persen Tetap untuk Usaha Kecil, yang Kaya Jangan Ikut-ikutan

8 Juni 2026 - 11:59 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa menjelaskan kebijakan PPh final UMKM 0,5 persen bukan untuk menekan UMKM
Trending di Ekonomi & Bisnis