JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (29/10/2026) – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan pernyataan resmi mengenai situasi terkini agenda pertandingan Timnas Indonesia yang melibatkan lawan dari kawasan Timur Tengah. Menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di wilayah tersebut, Erick mengisyaratkan adanya ketidakpastian mengenai keberlangsungan sejumlah laga yang telah dijadwalkan sebelumnya, demi menjamin keamanan seluruh personel tim.
Situasi keamanan yang kian memanas menjadi pertimbangan utama bagi PSSI sebelum melepas skuad Garuda untuk bertanding di zona konflik. Erick Thohir menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengambil risiko yang dapat mengancam keselamatan para pemain, ofisial, maupun staf pendukung. Saat ini, federasi sepak bola nasional tengah melakukan evaluasi mendalam serta memantau perkembangan terkini di lapangan secara saksama.
PSSI dikabarkan terus menjalin komunikasi intensif dengan konfederasi sepak bola terkait guna membahas kemungkinan pemindahan lokasi pertandingan ke tempat yang lebih netral. Langkah antisipatif ini diambil untuk memastikan bahwa persiapan teknis Timnas Indonesia tidak terganggu oleh faktor eksternal, sembari tetap mematuhi regulasi internasional yang berlaku dalam kondisi darurat atau force majeure.
Hingga saat ini, belum ada keputusan final mengenai jadwal pengganti atau lokasi baru, namun PSSI berkomitmen untuk memberikan informasi transparan kepada publik segera setelah ada arahan dari otoritas sepak bola dunia. Fokus utama tetap pada kesiapan fisik dan mental pemain agar tetap prima menghadapi kompetisi mendatang.
Harapan besar disematkan agar stabilitas keamanan di Timur Tengah segera pulih sehingga agenda olahraga internasional dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan keamanan. Erick pun meminta dukungan masyarakat agar proses negosiasi dan pengaturan ulang jadwal ini membuahkan hasil terbaik bagi posisi Indonesia di kancah global, tulis laporan yang dirangkum oleh GlobalSiar.















