Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura Aktivitas Tambang Ilegal di Sangihe Diduga Keruk Emas Senilai Rp 200 Miliar

Headline

Menlu Sugiono Serukan Pengakuan Palestina di Markas PBB

badge-check


					(Dok. PBB) Perbesar

(Dok. PBB)

NEW YORK, GLOBALSIAR.COM (25/09/2026) – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menyampaikan seruan tegas kepada komunitas internasional untuk segera mengakui kedaulatan negara Palestina. Di hadapan sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Sugiono menekankan bahwa pengakuan tersebut merupakan langkah fundamental untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi di kawasan Timur Tengah.

Dalam pidatonya, Sugiono menjelaskan bahwa pengakuan internasional terhadap Palestina bukan sekadar aksi simbolis, melainkan kebutuhan mendesak untuk memperkuat posisi tawar Palestina dalam proses negosiasi global. Indonesia berpandangan bahwa pengakuan kolektif akan memberikan tekanan diplomatik yang signifikan guna mengakhiri eskalasi konflik dan kekerasan yang terus berlanjut di wilayah tersebut.

Diplomat tertinggi Indonesia tersebut juga menegaskan komitmen tanpa henti dari pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Ia mengajak negara-negara yang belum memberikan pengakuan untuk segera mengambil langkah berani demi kemanusiaan dan keadilan hukum internasional. Seruan ini sejalan dengan mandat konstitusi Indonesia yang menentang segala bentuk penjajahan di atas dunia.

Selain itu, Sugiono mengingatkan bahwa stabilitas kawasan tidak akan pernah tercapai selama hak-hak dasar bangsa Palestina masih terabaikan. Beliau mendorong PBB untuk memainkan peran lebih proaktif dalam memastikan visi solusi dua negara dapat terwujud secara nyata di lapangan. Laporan ini disusun kembali dan ditulis ulang oleh GlobalSiar berdasarkan perkembangan diplomatik terkini di Markas Besar PBB.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi

30 September 2026 - 23:06 WIB

Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo

30 September 2026 - 23:03 WIB

Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan

30 September 2026 - 23:00 WIB

BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar

30 September 2026 - 20:03 WIB

Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura

30 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline