NEW YORK, GLOBALSIAR.COM (25/09/2026) – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menyampaikan seruan tegas kepada komunitas internasional untuk segera mengakui kedaulatan negara Palestina. Di hadapan sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Sugiono menekankan bahwa pengakuan tersebut merupakan langkah fundamental untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi di kawasan Timur Tengah.
Dalam pidatonya, Sugiono menjelaskan bahwa pengakuan internasional terhadap Palestina bukan sekadar aksi simbolis, melainkan kebutuhan mendesak untuk memperkuat posisi tawar Palestina dalam proses negosiasi global. Indonesia berpandangan bahwa pengakuan kolektif akan memberikan tekanan diplomatik yang signifikan guna mengakhiri eskalasi konflik dan kekerasan yang terus berlanjut di wilayah tersebut.
Diplomat tertinggi Indonesia tersebut juga menegaskan komitmen tanpa henti dari pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Ia mengajak negara-negara yang belum memberikan pengakuan untuk segera mengambil langkah berani demi kemanusiaan dan keadilan hukum internasional. Seruan ini sejalan dengan mandat konstitusi Indonesia yang menentang segala bentuk penjajahan di atas dunia.
Selain itu, Sugiono mengingatkan bahwa stabilitas kawasan tidak akan pernah tercapai selama hak-hak dasar bangsa Palestina masih terabaikan. Beliau mendorong PBB untuk memainkan peran lebih proaktif dalam memastikan visi solusi dua negara dapat terwujud secara nyata di lapangan. Laporan ini disusun kembali dan ditulis ulang oleh GlobalSiar berdasarkan perkembangan diplomatik terkini di Markas Besar PBB.












