GAZA, GLOBALSIAR.COM (30 SEPTEMBER 2026) – Citra satelit terbaru menunjukkan skala kehancuran yang sangat masif di Jalur Gaza setelah konflik bersenjata berkepanjangan memasuki tahun ketiga. Salah satu landmark yang terlihat hancur sepenuhnya adalah Masjid Istiqlal Indonesia di Khan Younis, yang selama ini menjadi simbol bantuan kemanusiaan dan persaudaraan antara rakyat Indonesia dan Palestina.
Data visual yang dihimpun melalui pemantauan udara mengungkapkan bahwa area pemukiman yang dulunya padat kini telah berubah menjadi hamparan puing-puing abu-abu. Kerusakan ini tidak hanya berdampak pada bangunan tempat tinggal, tetapi juga melumpuhkan fasilitas publik vital, jaringan listrik, dan tempat ibadah yang menjadi pusat kehidupan sosial warga Gaza selama puluhan tahun.
Laporan teknis mengenai citra satelit tersebut menyoroti perubahan permanen pada topografi wilayah Gaza akibat ledakan bertubi-tubi selama 36 bulan terakhir. Masjid Istiqlal, yang dibangun dari donasi masyarakat Indonesia, kini dilaporkan hancur total dan tidak dapat lagi digunakan, mencerminkan beratnya dampak serangan yang terus menghantam wilayah tersebut tanpa henti.
Hingga saat ini, kondisi di lapangan masih menyulitkan upaya pembangunan kembali atau rehabilitasi bangunan-bangunan bersejarah dan fasilitas publik karena blokade yang masih berlangsung. Analisis pakar geospasial menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur Gaza akan memakan waktu puluhan tahun mengingat tingkat kerusakan yang melampaui konflik-konflik sebelumnya di wilayah tersebut. Laporan ini disusun kembali oleh redaksi GlobalSiar.












