SAMARINDA, GLOBALSIAR.COM (28 September 2026) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Palaran, Samarinda, kini dilaporkan semakin mendekati area pemukiman penduduk. Situasi ini memicu kekhawatiran besar di kalangan warga setempat, mengingat api terus merembet dengan cepat akibat kondisi lahan yang kering dan tiupan angin kencang di lokasi kejadian.
Salah seorang mahasiswi yang tinggal di area terdampak mengungkapkan kecemasan mendalam dan merasa bimbang untuk meninggalkan rumahnya guna beraktivitas. Jarak antara titik api dengan bangunan rumah warga yang kian menipis membuat warga harus berjaga-jaga setiap saat. Ancaman ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat yang bermukim di sekitar lahan yang terbakar tersebut.
Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama relawan pemadam kebakaran terus berupaya memadamkan titik api di lapangan. Meski menghadapi tantangan berupa akses jalan yang terbatas dan cuaca yang terik, tim di lokasi tetap berusaha melokalisir kobaran api agar tidak merembet ke arah perumahan yang lebih padat.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika menemukan titik api baru di lingkungan mereka. Langkah antisipasi dini sangat diperlukan guna mencegah dampak kerugian yang lebih besar akibat bencana tahunan ini. Laporan mengenai ancaman karhutla di Samarinda ini disusun kembali oleh GlobalSiar.












