KARAWANG, GLOBALSIAR.COM (30/09/2026) – Kasus perampokan besar menimpa seorang warga negara asing (WNA) di wilayah Karawang, Jawa Barat, dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp 1,3 miliar. Para pelaku yang diduga merupakan sebuah komplotan terorganisir melancarkan aksinya dengan cara membuntuti korban terlebih dahulu. Insiden ini terjadi secara cepat saat korban tengah membawa uang tunai dalam jumlah besar, yang kemudian menjadi target operasi para pelaku kriminal tersebut.
Berdasarkan kronologi kejadian, komplotan perampok ini disinyalir telah memantau aktivitas korban sejak meninggalkan institusi perbankan. Metode pembuntutan dilakukan dengan sangat rapi hingga mencapai titik yang dianggap aman bagi pelaku untuk mengeksekusi perampasan. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar mengingat jumlah kerugian yang sangat fantastis dan keberanian para pelaku melakukan aksi di tengah situasi yang masih terpantau oleh publik.
Pihak kepolisian resort Karawang kini tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengidentifikasi identitas para pelaku. Petugas telah mengamankan beberapa rekaman kamera pengawas (CCTV) dari sepanjang rute yang dilalui korban untuk melacak pergerakan kendaraan komplotan tersebut. Selain itu, sejumlah saksi mata di lokasi kejadian telah dimintai keterangan guna menyusun profil fisik para tersangka yang terlibat dalam aksi pencurian dengan pemberatan ini.
Hingga saat ini, polisi masih memburu para pelaku yang diduga telah melarikan diri ke luar daerah. Pihak berwenang juga mengimbau kepada masyarakat dan pelaku usaha, terutama warga asing, agar senantiasa meminta pengawalan resmi dari kepolisian saat membawa uang tunai dalam jumlah banyak demi menghindari potensi kejahatan serupa. Informasi terkini terkait perkembangan kasus perampokan di Karawang ini disusun kembali dan dilaporkan oleh GlobalSiar.













