Prabowo Subianto Soroti Sindiran Negara Asing Mengenai Isu Karhutla di Indonesia Jaksa Resmi Tolak Pembelaan Nurman Herin Terkait Klaim Intervensi Penyidik Jet Tempur Mirage 2000D Militer Prancis Jatuh, Satu Pilot Gugur dalam Tugas KPK Resmi Surati Panglima TNI Terkait Dugaan Keterlibatan Prajurit Aktif dalam Kasus Korupsi Tinjauan Dua Tahun Program Bantuan Negara di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo Komdis PSSI Sanksi Persija Jakarta: Denda Rp90 Juta dan Larangan Suporter Tandang

Pendidikan

Luar Biasa! Jatim Juara 7 Tahun Berturut-turut Siswa Lolos PTN, Madura Naik 33%

badge-check


					Luar Biasa! Jatim Juara 7 Tahun Berturut-turut Siswa Lolos PTN, Madura Naik 33% Perbesar

GlobalSiar.com – Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Untuk tahun ketujuh berturut-turut, provinsi ini menduduki posisi terbanyak siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN). Capaian ini berlaku untuk jalur tes maupun non-tes.

Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menunjukkan angka gemilang. Sebanyak 29.046 murid asal Jawa Timur lolos ke PTN. Jumlah pendaftarnya mencapai 108.122 orang. Angka ini menjadi yang tertinggi secara nasional.

Jawa Barat menyusul di posisi kedua dengan 18.365 murid. Jawa Tengah berada di peringkat ketiga dengan 16.326 murid.

SNBT 2026: Meningkat 19,9 Persen

Tidak hanya jalur prestasi, jalur tes juga mencatat kenaikan signifikan. Jumlah murid Jawa Timur yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 mencapai 24.213 murid. Angka ini meningkat 4.024 murid dibanding tahun lalu. Persentase kenaikannya mencapai 19,9 persen.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan kebanggaannya. “Dengan capaian ini, Jawa Timur mempertahankan posisi tertinggi nasional selama tujuh tahun berturut-turut,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

KIP-K Terbanyak Juga dari Jatim

Jawa Timur juga unggul dalam program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Provinsi ini mencatat jumlah penerima KIP-K terbanyak yang lolos SNBP secara nasional. Dari 40.213 pendaftar KIP-K asal Jawa Timur, sebanyak 8.915 murid dinyatakan diterima di PTN.

Khofifah menegaskan komitmennya. “Kami pastikan tidak ada anak Jawa Timur yang kehilangan kesempatan meraih pendidikan tinggi karena keterbatasan ekonomi,” sambungnya.

Madura Naik Signifikan, Jadi Pilot Project

Yang menarik, wilayah Madura mengalami lonjakan cukup drastis. Kabupaten Pamekasan naik 33,02 persen. Bangkalan naik 15,5 persen. Sumenep naik 10 persen. Sampang meningkat 8,5 persen.

Keberhasilan ini tidak lepas dari program “Mama Mau Naik Kelas” (Madura Maju, Madura Unggul, Madura Naik Kelas). Madura pun menjadi pilot project untuk program tersebut.

“Capaian Madura tahun ini cukup luar biasa. Program Mama Mau Naik Kelas mulai menunjukkan hasil positif,” tegas Khofifah.

Daerah Lain Juga Meningkat

Selain Madura, sejumlah daerah juga mencatat peningkatan tinggi. Gresik naik 26,6 persen. Bondowoso 25,6 persen. Kabupaten Pasuruan 24,8 persen. Lamongan 17,13 persen. Kabupaten Malang 16,91 persen. Jember 13,3 persen. Bojonegoro 10,12 persen.

Capaian ini menunjukkan akses pendidikan tinggi di Jawa Timur semakin terbuka lebar. Prestasi tujuh tahun berturut-turut menjadi bukti nyata keberhasilan kebijakan pendidikan di provinsi ini.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BGN Tindak Tegas Yayasan Calo Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis

20 Oktober 2026 - 15:09 WIB

4 Faktor Pemicu Bullying Anak Disabilitas di Surabaya

20 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Kesenjangan Infrastruktur: Siswa Perbatasan Bertaruh Nyawa di Tengah Proyek Kereta Cepat

20 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Warga Ciamis Sengaja Alihkan Rombongan Dedi Mulyadi Melintasi Jalan Rusak

19 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Polda Bali Ringkus Delapan Pengecer Pertalite yang Jual Harga Selangit

19 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Trending di Headline