Zhoumi Super Junior-M Ditunjuk sebagai CEO Perusahaan Gabungan SM-TME Mengintip Replika Tembok Konstantinopel di Balik Layar Serial Mehmed: Fetihler Sultanı Undertale: The Determination Symphony Hadir di Jakarta 11 Oktober 2026 Ekonom: Kerja Sama Indonesia-Rusia Positif untuk Perluasan Ekspor Vicky Shu Akui Hobi Berdagang, Tak Gengsi Cari Job hingga Jualan di Media Sosial IU Siap Rilis Karya Baru pada September 2026, Rilis Video Teaser

Pendidikan

Luar Biasa! Jatim Juara 7 Tahun Berturut-turut Siswa Lolos PTN, Madura Naik 33%

badge-check


					Luar Biasa! Jatim Juara 7 Tahun Berturut-turut Siswa Lolos PTN, Madura Naik 33% Perbesar

GlobalSiar.com – Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Untuk tahun ketujuh berturut-turut, provinsi ini menduduki posisi terbanyak siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN). Capaian ini berlaku untuk jalur tes maupun non-tes.

Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menunjukkan angka gemilang. Sebanyak 29.046 murid asal Jawa Timur lolos ke PTN. Jumlah pendaftarnya mencapai 108.122 orang. Angka ini menjadi yang tertinggi secara nasional.

Jawa Barat menyusul di posisi kedua dengan 18.365 murid. Jawa Tengah berada di peringkat ketiga dengan 16.326 murid.

SNBT 2026: Meningkat 19,9 Persen

Tidak hanya jalur prestasi, jalur tes juga mencatat kenaikan signifikan. Jumlah murid Jawa Timur yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 mencapai 24.213 murid. Angka ini meningkat 4.024 murid dibanding tahun lalu. Persentase kenaikannya mencapai 19,9 persen.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan kebanggaannya. “Dengan capaian ini, Jawa Timur mempertahankan posisi tertinggi nasional selama tujuh tahun berturut-turut,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

KIP-K Terbanyak Juga dari Jatim

Jawa Timur juga unggul dalam program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Provinsi ini mencatat jumlah penerima KIP-K terbanyak yang lolos SNBP secara nasional. Dari 40.213 pendaftar KIP-K asal Jawa Timur, sebanyak 8.915 murid dinyatakan diterima di PTN.

Khofifah menegaskan komitmennya. “Kami pastikan tidak ada anak Jawa Timur yang kehilangan kesempatan meraih pendidikan tinggi karena keterbatasan ekonomi,” sambungnya.

Madura Naik Signifikan, Jadi Pilot Project

Yang menarik, wilayah Madura mengalami lonjakan cukup drastis. Kabupaten Pamekasan naik 33,02 persen. Bangkalan naik 15,5 persen. Sumenep naik 10 persen. Sampang meningkat 8,5 persen.

Keberhasilan ini tidak lepas dari program “Mama Mau Naik Kelas” (Madura Maju, Madura Unggul, Madura Naik Kelas). Madura pun menjadi pilot project untuk program tersebut.

“Capaian Madura tahun ini cukup luar biasa. Program Mama Mau Naik Kelas mulai menunjukkan hasil positif,” tegas Khofifah.

Daerah Lain Juga Meningkat

Selain Madura, sejumlah daerah juga mencatat peningkatan tinggi. Gresik naik 26,6 persen. Bondowoso 25,6 persen. Kabupaten Pasuruan 24,8 persen. Lamongan 17,13 persen. Kabupaten Malang 16,91 persen. Jember 13,3 persen. Bojonegoro 10,12 persen.

Capaian ini menunjukkan akses pendidikan tinggi di Jawa Timur semakin terbuka lebar. Prestasi tujuh tahun berturut-turut menjadi bukti nyata keberhasilan kebijakan pendidikan di provinsi ini.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wamenag Desak Investigasi Tuntas Kasus Keracunan di Ponpes Manbaul Hikam

4 September 2026 - 17:42 WIB

Wamendagri Ajak Mahasiswa Menjadi Garda Terdepan dalam Penanganan TBC di Indonesia

4 September 2026 - 17:33 WIB

Ketua DPRD Ende Akui Pukul Anggota Secara Spontan di Ruang Sidang

4 September 2026 - 14:39 WIB

Pohon Tumbang di Jalan Pandanaran Semarang Timpa Sejumlah Pengendara

4 September 2026 - 14:35 WIB

Waspada Penipuan COD HP di Semarang, Korban Rugi Jutaan Akibat Uang Palsu

4 September 2026 - 14:28 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis