SIDOARJO, GLOBALSIAR.COM (4 September 2026) – Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki secara tegas meminta dilakukannya investigasi menyeluruh terkait insiden dugaan keracunan massal yang menimpa para santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo, Jawa Timur. Langkah ini diambil guna memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami puluhan santri tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.
Dalam keterangannya, Wamenag menekankan pentingnya transparansi dalam proses penyelidikan yang melibatkan dinas kesehatan dan pihak berwenang setempat. Beliau menginstruksikan agar setiap aspek, mulai dari prosedur pengolahan asupan makanan hingga standar kebersihan lingkungan pesantren, diperiksa secara mendetail guna mengidentifikasi sumber kontaminasi yang memicu gejala mual dan pusing pada para siswa.
Sejumlah santri yang terdampak saat ini dilaporkan telah mendapatkan perawatan medis intensif di beberapa pusat kesehatan terdekat. Pihak Kementerian Agama terus memantau perkembangan kondisi kesehatan para korban serta memastikan bahwa mereka mendapatkan fasilitas pemulihan yang memadai agar dapat segera kembali menjalankan aktivitas belajar di lingkungan pondok pesantren dengan aman dan nyaman.
Selain penanganan medis, insiden ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pengelola lembaga pendidikan keagamaan untuk memperketat standar keamanan pangan dan sanitasi. Pemerintah berharap kejadian ini menjadi evaluasi penting dalam menjaga ekosistem belajar yang sehat dan aman bagi seluruh santri di tanah air, laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.
















