Sumber: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
ISTANBUL (GLOBALSIAR.COM) – Di kawasan Çekmekoy, Istanbul, sebuah replika tembok raksasa berdiri megah dengan meriam, senjata, gerobak, alun-alun kota, hingga gang-gang berbatu yang dibiarkan berantakan, seolah merekonstruksi suasana kehancuran epik pengepungan Konstantinopel pada 1453. Tembok ini menjadi latar utama pertempuran dalam serial Mehmed: Fetihler Sultanı atau Mehmed: Sultan of Conquests, yang diproduksi di TRT Platolari atau TRT International Film Studios.
Penata artistik serial tersebut, Mert Yurur, menjelaskan bahwa timnya membangun replika benteng dengan tinggi dan panjang yang hampir menyerupai ukuran aslinya. Konstruksi tembok dibuat cukup tebal menggunakan material seperti kayu, rangka baja ringan, dan stirofoam, berhasil memadukan kemegahan arsitektur Bizantium kuno dengan material modern demi kebutuhan sinematik. Di beberapa sudutnya, berdiri replika menara pertahanan yang dilengkapi celah-celah bagi para pemanah, serta area berisi kapal-kapal besar yang dikelilingi kain biru masif untuk kebutuhan efek visual komputer dalam memproyeksikan lanskap Selat Bosphorus dan kapal-kapal perang. Secara keseluruhan, area replika tembok, alun-alun kota, hingga perkemahan militer Ottoman ini membentang di atas lahan kompleks studio seluas ratusan hektar.
Secara historis, Tembok Konstantinopel yang dibangun atas perintah Kaisar Theodosius II pada 413 Masehi berdiri kokoh selama seribu tahun melindungi Kekaisaran Bizantium, sebelum akhirnya dapat ditembus untuk pertama kalinya oleh pasukan Kesultanan Utsmaniyah di bawah pimpinan Sultan Muhammad Al-Fatih (Mehmed II) pada 1453 dengan memanfaatkan Meriam Şahi. Meski sebagian besar jalurnya telah hancur, sisa-sisa bangunan ini masih berdiri dan dikenal sebagai Tembok Istanbul, membentang sepanjang 6,5 kilometer dari Laut Marmara hingga Selat Tanduk Emas (Golden Horn). Karena berada di tengah kawasan padat penduduk dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, pengambilan gambar langsung di lokasi asli tidak memungkinkan.
Oleh sebab itu, TRT International Film Studios tidak hanya membangun replika Tembok Konstantinopel, tetapi juga menghadirkan set istana dan tempat pelatihan tentara. Kemegahan set kolosal serial Turki juga terdapat di Bozdağ Film Plateaus di kawasan Riva, Beykoz, yang menjadi lokasi syuting serial sejarah seperti Kuruluş: Osman. Lokasi tersebut kini terbuka untuk umum, di mana wisatawan dapat melihat replika benteng pertahanan Bizantium, istana dan kompleks pemerintahan berarsitektur Kesultanan Rum serta era awal Utsmaniyah, hingga area perkemahan Suku Kayı.
[Red/SKP]
















