JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (9 September 2026) – Presiden Prabowo Subianto secara khusus memberikan arahan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memperhatikan kesejahteraan dan karier anggota Polri yang berdedikasi sebagai pelatih atlet nasional. Permintaan ini disampaikan Presiden sebagai bentuk apresiasi nyata atas kontribusi para personel kepolisian dalam mengharumkan nama bangsa melalui prestasi di bidang olahraga internasional.
Dalam sebuah pertemuan resmi, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pengakuan terhadap prestasi anggota Polri yang berada di luar tugas operasional utama. Beliau secara langsung meminta agar mekanisme kenaikan pangkat diberikan kepada para pelatih yang telah berhasil mencetak atlet-atlet unggulan, sebagai bentuk kompensasi atas dedikasi serta pengorbanan waktu dan tenaga mereka dalam membina talenta muda Indonesia.
Langkah ini diambil Presiden karena meyakini bahwa kesuksesan sektor olahraga nasional memerlukan dukungan lintas instansi, termasuk peran aktif dari korps Bhayangkara. Dengan adanya insentif berupa percepatan jenjang karier, diharapkan semakin banyak anggota kepolisian yang termotivasi untuk menyumbangkan keahlian mereka dalam dunia olahraga tanpa harus mengkhawatirkan perkembangan pangkat di institusi kepolisian.
Instruksi ini dipandang sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, Polri, dan dunia olahraga untuk meningkatkan posisi Indonesia di kancah global. Kapolri merespons positif arahan tersebut dan dipastikan akan melakukan evaluasi internal guna menentukan kriteria kenaikan pangkat bagi para personel yang berjasa di bidang kepelatihan atlet. Laporan ini disusun kembali oleh tim redaksi GlobalSiar.
Selain kenaikan pangkat, kebijakan ini juga diharapkan mampu menjadi preseden bagi instansi lain untuk memberikan penghargaan serupa bagi aparatur negara yang memiliki prestasi luar biasa. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk terus mengoptimalkan sumber daya manusia yang dimiliki negara demi pencapaian prestasi nasional yang berkelanjutan di mata dunia. Laporan ini ditulis ulang oleh GlobalSiar.















