Lapas Perempuan Bandung Dukung Usulan Penyediaan Fasilitas Bilik Asmara Aspirasi Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Memilih Jalur Pendidikan Usai Menjabat Kapolri Kinerja Membaik, Rugi Garuda Indonesia Susut 23,2 Persen Hingga Agustus 2024 Kasus Dugaan Penipuan Travel Umrah di Jombang: 4.000 Jemaah Menjadi Korban Bank Indonesia Batasi Pembelian Dollar AS Hingga 10.000 USD demi Stabilitas Rupiah Miris, Lapas Cibinong Kedapatan Bangun Struktur Ilegal di Bantaran Sungai

Headline

Kinerja Membaik, Rugi Garuda Indonesia Susut 23,2 Persen Hingga Agustus 2024

badge-check


					(skyteamvirtual.org)
Perbesar

(skyteamvirtual.org)

JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (01/10/2026) – Maskapai nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menunjukkan tren pemulihan kinerja keuangan yang signifikan hingga periode Agustus 2024. Perusahaan berhasil menekan angka kerugian bersih hingga 23,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Capaian impresif ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan usaha yang mencatatkan kenaikan dua digit di tengah tantangan industri penerbangan yang semakin dinamis.

Berdasarkan laporan kinerja terbaru, Garuda Indonesia membukukan total pendapatan operasional sebesar 2,27 miliar dollar AS, atau naik 15,12 persen dari posisi 1,97 miliar dollar AS pada periode yang sama tahun lalu. Kontributor utama pertumbuhan ini berasal dari lini penerbangan berjadwal yang menyumbang 1,87 miliar dollar AS, mengalami kenaikan sebesar 15,8 persen. Selain itu, sektor penerbangan tidak berjadwal dan pendapatan lainnya masing-masing berkontribusi sebesar 235,15 juta dollar AS dan 164,76 juta dollar AS.

Peningkatan aktivitas penerbangan berkonsep ekspansi ini membawa dampak pada kenaikan beban usaha sebesar 11,23 persen menjadi 2,41 miliar dollar AS. Biaya operasional penerbangan tercatat sebagai komponen pengeluaran terbesar dengan nilai mencapai 1,15 miliar dollar AS, disusul oleh beban pemeliharaan dan perbaikan armada sebesar 322,06 juta dollar AS. Meskipun beban operasional meningkat, efektivitas strategi manajemen mampu menyusutkan rugi bersih tahun berjalan dari 693,43 juta dollar AS menjadi 532,74 juta dollar AS.

Keberhasilan menekan kerugian secara signifikan ini mencerminkan keberlanjutan program restrukturisasi dan optimalisasi utilisasi pesawat yang terus digencarkan oleh emiten berkode saham GIAA tersebut. Fokus pada rute-rute produktif dan efisiensi biaya tetap menjadi prioritas utama guna memperkuat fundamental keuangan perusahaan dalam jangka panjang. Laporan perkembangan kinerja finansial PT Garuda Indonesia ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lapas Perempuan Bandung Dukung Usulan Penyediaan Fasilitas Bilik Asmara

1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Aspirasi Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Memilih Jalur Pendidikan Usai Menjabat Kapolri

1 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Kasus Dugaan Penipuan Travel Umrah di Jombang: 4.000 Jemaah Menjadi Korban

1 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Bank Indonesia Batasi Pembelian Dollar AS Hingga 10.000 USD demi Stabilitas Rupiah

1 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Miris, Lapas Cibinong Kedapatan Bangun Struktur Ilegal di Bantaran Sungai

1 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Trending di Headline