Lapas Perempuan Bandung Dukung Usulan Penyediaan Fasilitas Bilik Asmara Aspirasi Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Memilih Jalur Pendidikan Usai Menjabat Kapolri Kinerja Membaik, Rugi Garuda Indonesia Susut 23,2 Persen Hingga Agustus 2024 Kasus Dugaan Penipuan Travel Umrah di Jombang: 4.000 Jemaah Menjadi Korban Bank Indonesia Batasi Pembelian Dollar AS Hingga 10.000 USD demi Stabilitas Rupiah Miris, Lapas Cibinong Kedapatan Bangun Struktur Ilegal di Bantaran Sungai

Headline

Aspirasi Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Memilih Jalur Pendidikan Usai Menjabat Kapolri

badge-check


					(KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA) Perbesar

(KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA)

JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (01/10/2026) – Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pandangan pribadinya mengenai aktivitas yang ingin dijalani setelah masa tugasnya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) berakhir. Dalam sebuah pernyataan, pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara tersebut menyatakan ketertarikannya untuk mendedikasikan waktu dan pemikirannya di dunia pendidikan. Keinginan ini mencerminkan sisi lain dari sosok sang Jenderal yang ingin terus berkontribusi bagi bangsa melalui jalur akademik.

Niat untuk menjadi tenaga pendidik atau dosen dipilih karena Listyo Sigit merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membagikan pengalaman serta ilmu yang diperolehnya selama berpuluh-puluh tahun di kepolisian. Ia menilai bahwa teori hukum dan praktik penegakan hukum di lapangan seringkali memiliki dinamika yang sangat kompleks, sehingga berbagi pengetahuan langsung kepada mahasiswa akan menjadi modal berharga bagi generasi mendatang. Pengabdian ini dianggap sebagai bentuk kontribusi berkelanjutan meskipun sudah tidak lagi berada dalam struktur aktif kepolisian.

Diskusi mengenai masa depan setelah pensiun ini menunjukkan komitmen sang Jenderal dalam menjaga integritas dan martabat institusi, bahkan di luar masa jabatannya. Listyo Sigit berpendapat bahwa sektor pendidikan merupakan instrumen penting untuk membentuk karakter calon praktisi hukum yang kompeten dan berintegritas. Dengan menjadi pengajar, ia berharap dapat menanamkan nilai-nilai profesionalisme Polri kepada para pelajar di tingkat universitas, sehingga mereka memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai sistem keamanan dan ketertiban masyarakat.

Langkah ini juga dipandang sebagai preseden positif bagi perwira tinggi lainnya dalam merencanakan masa purna tugas yang tetap produktif dan edukatif. Fokus pada pengembangan sumber daya manusia melalui ruang kuliah menjadi prioritas utama yang ia canangkan sebagai wujud pengabdian tanpa batas bagi Indonesia. Kehadirannya di dunia akademik diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara wawasan praktis kepolisian dengan kurikulum pendidikan tinggi di tanah air.Laporan ini disusun kembali dan diolah secara mendalam oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lapas Perempuan Bandung Dukung Usulan Penyediaan Fasilitas Bilik Asmara

1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Kinerja Membaik, Rugi Garuda Indonesia Susut 23,2 Persen Hingga Agustus 2024

1 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kasus Dugaan Penipuan Travel Umrah di Jombang: 4.000 Jemaah Menjadi Korban

1 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Bank Indonesia Batasi Pembelian Dollar AS Hingga 10.000 USD demi Stabilitas Rupiah

1 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Miris, Lapas Cibinong Kedapatan Bangun Struktur Ilegal di Bantaran Sungai

1 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Trending di Headline