PADANG LAWAS, GLOBALSIAR.COM (24 OKTOBER 2026) – Insiden dugaan keracunan massal menimpa puluhan santri dari Pondok Pesantren Al Mukhlisin di Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara. Kejadian ini dilaporkan terjadi setelah para santri mengonsumsi nasi bungkus yang disediakan dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional. Suasana peringatan yang semula khidmat berubah menjadi situasi darurat medis ketika satu per satu santri mulai menunjukkan gejala sakit secara bersamaan.
Para korban mengeluhkan gejala serupa, yakni mual yang hebat, pusing, hingga muntah-muntah beberapa saat setelah menyantap makanan tersebut. Pihak pengelola pondok pesantren segera mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi para santri ke RSUD Sibuhuan guna mendapatkan perawatan medis segera. Banyaknya jumlah santri yang terdampak membuat unit gawat darurat di rumah sakit tersebut sibuk menangani pasien yang terus berdatangan untuk mendapatkan penanganan rehidrasi.
Pihak kepolisian setempat telah memulai proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti di balik insiden ini. Petugas telah mengamankan sejumlah sampel sisa makanan dari nasi bungkus yang dikonsumsi santri untuk dilakukan pengujian laboratorium. Selain itu, saksi-saksi dari pihak penyedia makanan maupun pengurus pesantren dimintai keterangan guna menelusuri asal-usul bahan makanan dan proses pengolahannya sebelum didistribusikan kepada para santri.
Saat ini, tim medis terus memantau kondisi perkembangan kesehatan para santri yang sedang menjalani observasi di ruang perawatan. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan pemulihan total dan mencegah adanya komplikasi lebih lanjut dari gejala keracunan yang dialami. Koordinasi antara Dinas Kesehatan dan aparat penegak hukum terus berjalan secara intensif dalam kasus yang ditulis ulang oleh GlobalSiar.













