Identitas Dicatut, Mekanik di Tangerang Kaget Ditagih Pajak McLaren Rp 137 Juta Dedi Mulyadi Siapkan Tiga Strategi Utama Padamkan Kebakaran Hutan di Gunung Ciremai 14 Siswi SMPN di Tangsel Alami Bully Senior, Korban Dilaporkan Muntah Darah Pelantikan PBNU Digelar Sederhana di Pesantren, Gus Kikin Tekankan Pentingnya Tradisi DPR Desak Penegakan Hukum Pidana Bagi Korporasi Terkait Karhutla Marc Marquez Dominasi Sprint Race MotoGP Australia 2026 di Phillip Island

Headline

Pelantikan PBNU Digelar Sederhana di Pesantren, Gus Kikin Tekankan Pentingnya Tradisi

badge-check


					(KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ) Perbesar

(KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ)

JOMBANG, GLOBALSIAR.COM (24 OKTOBER 2026) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi melaksanakan prosesi pelantikan jajaran pengurus baru dengan suasana yang penuh kesederhanaan di lingkungan pondok pesantren. Langkah ini diambil sebagai simbol kuat untuk membawa organisasi kembali ke akar tradisi pesantren yang selama ini menjadi pondasi dasar perjuangan para ulama dan warga nahdliyin di seluruh pelosok negeri.

KH Abdul Hakim Mahfudz, yang lebih akrab disapa Gus Kikin, menegaskan bahwa pemilihan lokasi di pesantren memiliki makna filosofis yang sangat dalam. Menurutnya, tradisi pesantren bukan sekadar kebiasaan lama, melainkan identitas yang harus terus dijaga agar arah gerak organisasi tetap konsisten pada jalur pengabdian kepada umat serta tidak tergerus oleh modernitas yang berlebihan.

Pelaksanaan agenda ini juga menunjukkan pergeseran gaya manajerial organisasi yang kini lebih mengedepankan efektivitas dan kedekatan emosional dengan basis massa. Dengan menanggalkan kesan kemewahan seremonial di hotel-hotel besar, PBNU berupaya menciptakan suasana yang lebih intim dan sakral sehingga setiap pengurus yang dilantik dapat meresapi tanggung jawab besar yang mereka emban di pundak masing-masing.

Diharapkan dengan semangat kembali ke tradisi ini, seluruh program kerja PBNU ke depan dapat lebih menyentuh persoalan nyata di tingkat akar rumput tanpa meninggalkan nilai-nilai religiusitas yang khas. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran terbatas guna menjaga kesakralan momentum tersebut. Laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Identitas Dicatut, Mekanik di Tangerang Kaget Ditagih Pajak McLaren Rp 137 Juta

24 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Dedi Mulyadi Siapkan Tiga Strategi Utama Padamkan Kebakaran Hutan di Gunung Ciremai

24 Oktober 2026 - 18:39 WIB

14 Siswi SMPN di Tangsel Alami Bully Senior, Korban Dilaporkan Muntah Darah

24 Oktober 2026 - 18:36 WIB

DPR Desak Penegakan Hukum Pidana Bagi Korporasi Terkait Karhutla

24 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Marc Marquez Dominasi Sprint Race MotoGP Australia 2026 di Phillip Island

24 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Trending di Headline