GlobalSiar.com – Rumah tinggal Sarwendah Tan kini terseret dalam pusaran utang. Kuasa hukum Sarwendah mengungkap fakta mengejutkan. Rumah yang ditempati bersama anak-anak tersebut dijadikan jaminan utang perusahaan milik Ruben Onsu. Tunggakan cicilannya sudah masuk dua tahun.
Abraham Simon, kuasa hukum Sarwendah, menjelaskan hal ini dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Minggu (31/5/2026). Ia membedakan dua jenis utang. Pertama, utang pribadi kedua pihak. Kedua, utang perusahaan Ruben Onsu yang menggunakan rumah Sarwendah sebagai jaminan.
“Selain dari utang yang dimiliki secara pribadi, ada juga utang dari perusahaan milik RO yang menjaminkan rumah,” ujar Abraham.
Surat Peringatan Bank Sudah Masuk 3 Kali
Pihak Sarwendah memegang bukti kuat. Mereka memiliki surat-surat peringatan dari bank. Peringatan pertama, kedua, hingga ketiga sudah diterima. Utang tersebut tidak dibayar sejak Juni 2024.
“Kami pegang surat-surat dari bank. Ini semua sudah tidak dibayarkan dari sejak Juni 2024,” tegas Abraham.
Akta Kesepakatan Diabaikan Ruben?
Abraham mengungkapkan ironi lain. Sebelum akta kesepakatan perceraian ditandatangani, Ruben Onsu setuju menanggung cicilan utang tersebut. Ia berjanji akan melunasinya tanpa membebani Sarwendah.
“Sebelum akta kesepakatan memang sudah disepakati bahwa pihak RO yang mau mencicil sampai lunas. Tidak dibebankan kepada klien kami,” kata Simon.
Namun, akta perjanjian pascanikah itu kini diabaikan Ruben Onsu.
Ruben Justru Keluhkan Sulit Bertemu Anak
Di sisi lain, Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengeluhkan hal berbeda. Ia merasa dipersulit untuk bertemu dengan anak-anak. Ruben mempertanyakan alasan di balik pembatasan tersebut.
Perceraian September 2024, Hak Asuh Anak di Sarwendah
Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai pada 24 September 2024. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan perceraian tersebut secara verstek. Ruben hanya menuntut perceraian, tidak menuntut hak asuh anak. Akibatnya, hak asuh jatuh ke tangan Sarwendah sebagai ibu.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik. Utang perusahaan Ruben yang menjaminkan rumah Sarwendah ditambah polemik akses bertemu anak menjadi dua masalah yang saling terkait.










