Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Kasus Penganiayaan Santri Hingga Patah Tulang di Pamekasan Indonesia Tegaskan Komitmen Tak Tergoyahkan bagi Kemerdekaan Palestina Rahasia Genetik di Balik Fenomena Kucing Oranye: Mengapa Mayoritas Berjenis Kelamin Jantan? Danantara Rambah Sektor Migas Amerika Serikat guna Perkuat Ketahanan Energi Nasional Kualitas Udara di Sorong Memburuk ke Level Sangat Tidak Sehat Akibat Kabut Asap Pejabat Bea Cukai Diduga Terima Aliran Dana Tujuh Kali dari Blueray Cargo Senilai Rp 400 Juta

Headline

Kualitas Udara di Sorong Memburuk ke Level Sangat Tidak Sehat Akibat Kabut Asap

badge-check


					(KOMPAS.com/Norma Fauzia Muhammad) Perbesar

(KOMPAS.com/Norma Fauzia Muhammad)

SORONG, GLOBALSIAR.COM (12 OKTOBER 2026) – Kualitas udara di wilayah Kota Sorong, Papua Barat Daya, saat ini dilaporkan berada dalam kategori sangat tidak sehat akibat kepungan kabut asap yang kian menebal. Fenomena ini telah menurunkan jarak pandang secara signifikan dan menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat setempat yang beraktivitas di luar ruangan.

Berdasarkan data pemantauan lingkungan terbaru, penurunan kualitas udara ini dipicu oleh dampak kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sekitar wilayah tersebut. Partikel asap yang terbawa angin telah menyelimuti pemukiman warga, sehingga konsentrasi polutan di atmosfer meningkat drastis melebihi ambang batas normal kesehatan.

Sebagai langkah mitigasi dampak kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah bergerak cepat dengan mendistribusikan ribuan masker kepada masyarakat. Pembagian masker dilakukan di sejumlah titik strategis dan ruas jalan protokol guna melindungi warga dari risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang mengancam akibat paparan udara buruk.

Pihak berwenang mengimbau seluruh penduduk untuk membatasi kegiatan di luar rumah serta tetap menggunakan pelindung pernapasan jika terpaksa harus bepergian. Upaya pemadaman titik api di lokasi kebakaran terus dioptimalkan oleh tim gabungan untuk menekan volume asap yang masuk ke area perkotaan. Laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Kasus Penganiayaan Santri Hingga Patah Tulang di Pamekasan

12 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Indonesia Tegaskan Komitmen Tak Tergoyahkan bagi Kemerdekaan Palestina

12 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Rahasia Genetik di Balik Fenomena Kucing Oranye: Mengapa Mayoritas Berjenis Kelamin Jantan?

12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Danantara Rambah Sektor Migas Amerika Serikat guna Perkuat Ketahanan Energi Nasional

12 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Pejabat Bea Cukai Diduga Terima Aliran Dana Tujuh Kali dari Blueray Cargo Senilai Rp 400 Juta

12 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis