JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (23 OKTOBER 2026) – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa mekanisme penyaluran bantuan sosial (bansos) yang paling ideal adalah melalui skema transfer langsung ke rekening penerima manfaat. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi serta transparansi dalam pendistribusian dana bantuan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Suahasil menjelaskan bahwa kunci keberhasilan efektivitas skema ini sangat bergantung pada akurasi data yang dikelola oleh Kementerian Sosial. Dengan menjadikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai acuan tunggal, pemerintah berupaya meminimalisir risiko penyimpangan serta memastikan bantuan diterima secara utuh tanpa adanya intervensi atau potongan dari pihak ketiga.
Selain aspek ketepatan, penggunaan sistem perbankan digital dalam penyaluran bansos dipandang sebagai langkah krusial dalam mempercepat inklusi keuangan nasional secara menyeluruh. Melalui metode non-tunai, para penerima manfaat didorong untuk mulai memanfaatkan layanan keuangan formal, yang pada gilirannya akan memudahkan pengawasan dan audit transaksi secara berkala oleh otoritas terkait.
Pemerintah kini terus berfokus pada penguatan infrastruktur digital dan sinkronisasi data antarlembaga untuk menjamin keberlanjutan sistem ini di seluruh wilayah Indonesia tanpa kendala teknis. Komitmen tersebut diharapkan mampu memperkuat jaring pengaman sosial dan memberikan stimulus ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas di tengah tantangan global. Laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.












