SOLO, GLOBALSIAR.COM (4/9/2026) – Upaya pemadaman kebakaran TPA Putri Cempo Solo menunjukkan kemajuan signifikan dengan progres penanganan mencapai 40 persen hingga Jumat siang. Tim gabungan yang terdiri dari pemadam kebakaran dan BPBD Surakarta terus berjibaku melokalisasi titik api guna mencegah dampak polusi asap yang meluas bagi masyarakat sekitar. Penanganan intensif ini dilakukan dengan mengerahkan puluhan armada tangki air serta alat berat ke lokasi utama titik panas sejak api berkobar.
Kepala dinas terkait menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah penyemprotan air secara masif pada area yang masih mengeluarkan asap tebal. Selain itu, petugas di lapangan juga melakukan pemetaan titik api bawah tanah menggunakan bantuan drone untuk memastikan efektivitas pemadaman. Penggunaan alat berat sangat membantu dalam membongkar tumpukan sampah agar air bisa menjangkau bara api yang tertanam di lapisan dalam secara optimal.
Kendala utama yang dihadapi petugas di lapangan adalah kondisi angin kencang yang sering berubah arah di lokasi kejadian. Faktor cuaca panas yang ekstrem juga memicu potensi munculnya titik api baru secara mendadak di area yang sebelumnya sudah didinginkan oleh tim pemadam. Meskipun demikian, tim terus bersiaga penuh selama 24 jam untuk memantau situasi di zona-zona rawan kebakaran TPA Putri Cempo Solo agar api tidak kembali membesar.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun gangguan kesehatan serius yang dialami oleh penduduk di sekitar kawasan pembuangan sampah tersebut. Pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menggunakan masker jika kabut asap mulai masuk ke wilayah pemukiman warga. Laporan mengenai perkembangan situasi di lokasi akan terus diperbarui secara berkala oleh pihak berwenang, sebagaimana ditulis ulang oleh GlobalSiar.
















