Saksi Sidang Korupsi ESDM Jatim Akui Lakukan Pungli Atas Perintah Atasan Tragedi Penjarahan di Paris: Usaha yang Dirintis 10 Tahun Hancur dalam Semalam PSI Soroti Urgensi Langkah PKS Bahas Polemik Ijazah Gibran di DPR Tenaga Honorer RSUD Dekai Jadi Korban Penikaman OTK, Kepolisian Yahukimo Buru Pelaku Puluhan Santri di Padang Lawas Diduga Keracunan Nasi Bungkus Usai Acara Hari Santri Identitas Dicatut, Mekanik di Tangerang Kaget Ditagih Pajak McLaren Rp 137 Juta

Headline

Api di TPA Putri Cempo Solo Belum Padam, Gas Metana Jadi Kendala Utama

badge-check


					(ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/nym.) Perbesar

(ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/nym.)

SOLO, GLOBALSIAR.COM (3 SEPTEMBER 2026) – Upaya pemadaman kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo di Mojosongo, Surakarta, hingga saat ini dilaporkan masih terus berlangsung. Pemerintah Kota Solo mengonfirmasi bahwa meskipun petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan secara intensif, titik api di beberapa zona gunungan sampah masih belum sepenuhnya dapat dipadamkan.

Otoritas setempat menjelaskan bahwa kendala utama dalam proses pemadaman ini adalah tingginya konsentrasi gas metana yang terperangkap di bawah lapisan sampah. Gas yang terbentuk dari proses dekomposisi organik tersebut bersifat sangat mudah terbakar, sehingga memicu munculnya bara api yang sulit dijangkau hanya dengan penyiraman air di bagian permukaan saja.

Saat ini, tim gabungan masih bersiaga di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna mencegah penyebaran api ke area yang lebih luas. Selain menggunakan armada pemadam, petugas juga melakukan strategi penyuntikan air ke dalam tumpukan sampah untuk menurunkan suhu di lapisan bawah yang menjadi sumber panas utama akibat reaksi kimia gas metana.

Pemerintah daerah terus memantau situasi di lapangan dan memastikan koordinasi antarinstansi tetap berjalan lancar demi menjaga keamanan lingkungan sekitar dari dampak asap kebakaran. Langkah-langkah antisipasi lebih lanjut sedang dipersiapkan untuk mempercepat pemadaman total di lokasi tersebut, sebagaimana dilaporkan kembali oleh GlobalSiar.

Masyarakat yang berada di sekitar kawasan TPA juga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan pernapasan akibat asap yang tertiup angin ke pemukiman penduduk terdekat selama proses pendinginan masih berjalan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Saksi Sidang Korupsi ESDM Jatim Akui Lakukan Pungli Atas Perintah Atasan

24 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Tragedi Penjarahan di Paris: Usaha yang Dirintis 10 Tahun Hancur dalam Semalam

24 Oktober 2026 - 23:03 WIB

PSI Soroti Urgensi Langkah PKS Bahas Polemik Ijazah Gibran di DPR

24 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Tenaga Honorer RSUD Dekai Jadi Korban Penikaman OTK, Kepolisian Yahukimo Buru Pelaku

24 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Puluhan Santri di Padang Lawas Diduga Keracunan Nasi Bungkus Usai Acara Hari Santri

24 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline