BEKASI, GLOBALSIAR.COM (21/10/2026) – Markas Besar TNI Angkatan Darat memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya rekaman video yang memperlihatkan deretan sepeda motor jenis trail terparkir di sebuah lahan terbuka di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Pihak TNI AD menyatakan dengan tegas bahwa kendaraan-kendaraan tersebut sama sekali bukan merupakan bagian dari aset maupun inventaris kendaraan dinas milik institusi militer tersebut.
Klarifikasi ini dikeluarkan guna menanggapi spekulasi yang berkembang di media sosial setelah video tersebut viral dan memicu dugaan publik bahwa motor-motor itu adalah pengadaan baru untuk militer. Setelah dilakukan pengecekan langsung ke lokasi, diketahui bahwa lahan penyimpanan tersebut merupakan area milik pihak swasta. Puluhan motor trail itu dipastikan milik sebuah perusahaan atau pihak ketiga yang sedang disimpan sementara untuk keperluan distribusi komersial.
Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) menjelaskan bahwa seluruh kendaraan operasional resmi TNI AD memiliki standar spesifikasi, plat nomor khusus, dan atribut identitas militer yang jelas sesuai regulasi yang berlaku. Sementara itu, motor-motor yang tampak dalam video tidak menunjukkan ciri-ciri fisik maupun administratif sebagai kendaraan organik TNI AD, sehingga masyarakat diminta untuk bersikap kritis terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Institusi TNI AD mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengunggah atau menyebarkan konten yang mencatut nama institusi pertahanan negara tanpa dasar yang kuat. Saat ini, area penyimpanan motor di Bekasi tersebut dipastikan tidak memiliki sangkut paut dengan aktivitas operasional TNI AD dalam bentuk apa pun. Informasi faktual mengenai peristiwa ini dilaporkan kembali oleh GlobalSiar.














