12 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka dalam Tawuran Maut di Kebon Jeruk Hujan Deras Redam Karhutla di TN Way Kambas, Petugas Tetap Siaga Sisir Bara Api MUI Bangkalan Beri Peringatan Tegas Terkait Pria Mengaku Imam Mahdi Kapolri Suyudi dan Pejabat China Perkuat Koordinasi Bongkar Jaringan Pabrik Sabu 1,2 Ton Dedi Mulyadi Dorong Implementasi Pilkades Digital di Jawa Barat Biaya Perang AS-Iran Tembus 47 Miliar Dollar, Donald Trump Kini Terhimpit Tekanan Besar

Headline

Kapolri Suyudi dan Pejabat China Perkuat Koordinasi Bongkar Jaringan Pabrik Sabu 1,2 Ton

badge-check


					(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI) Perbesar

(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (28/10/2026) – Kapolri Jenderal Suyudi melakukan pertemuan strategis dengan delegasi pejabat tinggi dari China untuk membahas penanganan serius terhadap jaringan narkotika internasional. Fokus utama dalam agenda diplomasi keamanan ini adalah pendalaman investigasi terkait pengungkapan pabrik sabu berkapasitas besar seberat 1,2 ton yang ditemukan di Indonesia beberapa waktu lalu. Kolaborasi ini menandai langkah proaktif kedua negara dalam memutus rantai peredaran gelap narkoba di kawasan regional.

Dalam diskusi yang berlangsung di Markas Besar Polri tersebut, kedua belah pihak menekankan pentingnya pertukaran data intelijen secara real-time untuk melacak pergerakan sindikat lintas negara. Kapolri Suyudi menjelaskan bahwa pabrik sabu dengan kapasitas tonase tersebut melibatkan manajemen logistik yang sangat kompleks, termasuk pengadaan bahan kimia prekusor yang diduga berasal dari jalur perdagangan internasional. Penegakan hukum yang terintegrasi menjadi kunci utama untuk melumpuhkan infrastruktur produksi sindikat tersebut.

Pihak otoritas China menyatakan kesiapannya untuk membantu Kepolisian Republik Indonesia dalam menelusuri aliran dana serta identitas para aktor intelektual yang mengendalikan laboratorium gelap tersebut dari luar negeri. Investigasi bersama ini akan mencakup pengawasan terhadap pelabuhan-pelabuhan tikus yang kerap digunakan sebagai jalur masuk bahan baku narkotika. Sinergi ini diharapkan tidak hanya mengungkap kasus yang sudah ada, tetapi juga mencegah pembangunan fasilitas produksi narkotika serupa di masa mendatang.

Selain membahas kasus spesifik sabu 1,2 ton, pertemuan ini juga mencakup pembahasan mengenai penguatan kapasitas personel melalui pelatihan bersama dalam menangani kejahatan transnasional yang semakin canggih. Fokus perlindungan terhadap masyarakat dari ancaman narkotika sintetis baru juga menjadi poin penting yang disepakati oleh kedua delegasi dalam kunjungan resmi tersebut. Laporan ini disusun kembali oleh tim redaksi GlobalSiar berdasarkan perkembangan koordinasi keamanan antara Polri dan otoritas keamanan China.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

12 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka dalam Tawuran Maut di Kebon Jeruk

28 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Hujan Deras Redam Karhutla di TN Way Kambas, Petugas Tetap Siaga Sisir Bara Api

28 Oktober 2026 - 15:06 WIB

MUI Bangkalan Beri Peringatan Tegas Terkait Pria Mengaku Imam Mahdi

28 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Dedi Mulyadi Dorong Implementasi Pilkades Digital di Jawa Barat

28 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Biaya Perang AS-Iran Tembus 47 Miliar Dollar, Donald Trump Kini Terhimpit Tekanan Besar

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis