Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura Aktivitas Tambang Ilegal di Sangihe Diduga Keruk Emas Senilai Rp 200 Miliar

Headline

Aparat Kejar Kelompok Kriminal Bersenjata Usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya

badge-check


					(KOMPAS.com/Doc. Humas Damai Cartenz) Perbesar

(KOMPAS.com/Doc. Humas Damai Cartenz)

JAYAWIJAYA, GLOBALSIAR.COM (11 SEPTEMBER 2026) – Aparat kepolisian saat ini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga kuat menjadi dalang di balik serangan mematikan terhadap tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Jayawijaya, Papua Pegunungan. Insiden berdarah ini menambah daftar panjang kekerasan bersenjata yang menyasar pelayan publik di wilayah tersebut, memicu respons cepat dari tim gabungan untuk mengamankan lokasi kejadian serta melacak keberadaan para pelaku.

Peristiwa penyerangan dilaporkan terjadi secara mendadak saat para korban sedang menjalankan tugas kedinasan di area yang cukup terpencil. Identitas ketiga ASN yang menjadi korban telah dikonfirmasi oleh otoritas terkait, dan proses evakuasi jenazah dilakukan segera setelah aparat keamanan berhasil menguasai titik lokasi konflik. Upaya penyisiran kini diperluas ke beberapa titik strategis di pedalaman hutan yang dicurigai sebagai jalur pelarian kelompok separatis tersebut.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengambil tindakan tegas terhadap kelompok yang terus mengganggu stabilitas keamanan dan mengancam nyawa warga sipil maupun aparatur negara. Peningkatan intensitas patroli dan pengamanan di objek-objek vital serta pusat pemerintahan di Jayawijaya diperketat guna mencegah terjadinya serangan susulan. Selain itu, koordinasi lintas sektoral dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pegawai yang bertugas di daerah rawan.

Kejadian tragis ini memicu duka mendalam bagi jajaran pemerintah daerah, mengingat peran krusial para ASN dalam menggerakkan pembangunan di wilayah pegunungan Papua. Pemerintah diharapkan terus memperkuat strategi keamanan agar pelayanan publik di daerah terpencil tetap berjalan tanpa dibayangi teror bersenjata yang merugikan semua pihak. Laporan mengenai eskalasi keamanan di Papua Pegunungan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi

30 September 2026 - 23:06 WIB

Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo

30 September 2026 - 23:03 WIB

Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan

30 September 2026 - 23:00 WIB

BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar

30 September 2026 - 20:03 WIB

Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura

30 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline