TIMIKA, GLOBALSIAR.COM (25 September 2026) – Demerina Uwamang, seorang warga sipil yang menjadi korban penyanderaan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, akhirnya diizinkan meninggalkan rumah sakit. Setelah menjalani perawatan medis secara intensif selama 12 hari di RSUD Mimika, kondisi kesehatan perempuan tersebut dinyatakan telah stabil dan layak untuk kembali ke lingkungan keluarga.
Selama masa pemulihan di rumah sakit, Demerina mendapatkan penanganan khusus untuk memulihkan kondisi fisik serta trauma psikis yang dialaminya pasca-insiden penculikan. Tim medis RSUD Mimika secara rutin memantau perkembangan kesehatannya untuk memastikan tidak ada komplikasi berkelanjutan dari luka atau tekanan mental yang didapat selama masa penyanderaan di wilayah pegunungan tersebut.
Proses kepulangan Demerina disambut dengan suasana penuh haru oleh pihak keluarga yang telah menanti kepastian kondisinya. Aparat keamanan dan pemerintah daerah setempat turut memberikan dukungan moral serta memastikan bahwa perlindungan terhadap warga sipil di wilayah rawan konflik tetap menjadi prioritas utama guna menghindari terulangnya peristiwa traumatis serupa di masa depan.
Pihak berwenang menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap situasi keamanan di Distrik Jila dan sekitarnya pasca-insiden ini untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam beraktivitas. Laporan mengenai kepulangan korban penculikan KKB ini telah disusun kembali dan ditulis ulang oleh tim redaksi GlobalSiar.
Hingga saat ini, upaya penegakan hukum dan pengamanan di wilayah Papua Tengah terus ditingkatkan oleh personel gabungan guna mengantisipasi gangguan dari kelompok separatis. Keberhasilan pemulangan Demerina menjadi salah satu kabar positif di tengah upaya panjang pemulihan stabilitas keamanan di wilayah Bumi Cendrawasih, yang diringkas dalam laporan ini oleh GlobalSiar.












