Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura Aktivitas Tambang Ilegal di Sangihe Diduga Keruk Emas Senilai Rp 200 Miliar

Headline

Hasil Lab Keluar, Bakteri Bacillus sp pada Galantin Picu Keracunan MBG di Bantul

badge-check


					(Doc. Biro Hukum dan Humas BGN) Perbesar

(Doc. Biro Hukum dan Humas BGN)

BANTUL, GLOBALSIAR.COM (15 SEPTEMBER 2026) – Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul secara resmi mengumumkan hasil investigasi laboratorium terkait insiden keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dalam uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan pemeriksaan sampel makanan, petugas menemukan keberadaan bakteri Bacillus sp. yang terkonsentrasi pada lauk jenis galantin yang disajikan kepada para peserta didik.

Selain kontaminasi pada makanan padat, hasil uji laboratorium juga menunjukkan adanya cemaran bakteri E. coli pada sumber air yang digunakan oleh pihak penyedia jasa boga di lokasi pengolahan. Temuan ini mengindikasikan adanya masalah serius pada standar higienitas, baik dari aspek bahan baku maupun proses sanitasi selama penyiapan konsumsi untuk program strategis pemerintah tersebut.

Otoritas kesehatan setempat menjelaskan bahwa bakteri Bacillus sp. sering kali berkembang pada makanan yang tidak disimpan dalam suhu yang tepat setelah proses pemasakan. Kondisi ini diperparah dengan kualitas air yang tidak memenuhi syarat kesehatan, sehingga memicu reaksi keracunan makanan secara massal bagi mereka yang mengonsumsinya. Dinas Kesehatan kini tengah melakukan pembinaan intensif kepada vendor terkait guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Pemerintah Kabupaten Bantul berkomitmen untuk memperketat pengawasan terhadap rantai pasok dan prosedur operasional standar bagi seluruh katering yang terlibat dalam simulasi MBG ke depannya. Langkah mitigasi ini diambil untuk memastikan keamanan pangan bagi anak-anak sekolah tetap menjadi prioritas utama di tengah rencana perluasan program nasional ini. Laporan ini disusun kembali oleh tim redaksi GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi

30 September 2026 - 23:06 WIB

Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo

30 September 2026 - 23:03 WIB

Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan

30 September 2026 - 23:00 WIB

BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar

30 September 2026 - 20:03 WIB

Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura

30 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline