ACEH TIMUR, GLOBALSIAR.COM (19 SEPTEMBER 2026) – Seorang pria berinisial SA (41) nekat melakukan aksi penganiayaan terhadap seorang perwira polisi di lingkungan Markas Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur. Insiden ini terjadi saat KBO Satlantas Polres Aceh Timur, Iptu Bustamam, memergoki pelaku yang sedang melancarkan aksi pencurian kabel tower radio genggam (handy talky) milik Polri yang berada di belakang kantor Satuan Lalu Lintas pada Kamis sore.
Kronologi kejadian bermula ketika Iptu Bustamam yang baru saja keluar dari mess mencurigai gerak-gerik pelaku yang membawa sebuah karung goni putih. Saat diminta untuk membuka isi karung tersebut, pelaku sempat mengelak sebelum akhirnya petugas menemukan sejumlah potongan kabel tembaga hasil curian beserta sebuah gergaji besi. Secara tiba-tiba, pelaku mengambil sebongkah batu dan menghantamkannya ke arah dahi sebelah kiri korban hingga mengakibatkan luka robek yang cukup serius.
Meski dalam kondisi terluka dan bersimbah darah, Iptu Bustamam menunjukkan dedikasi tinggi dengan tetap melakukan pengejaran terhadap pelaku yang berupaya melarikan diri dari lokasi kejadian. Dengan bantuan personel Satlantas lainnya yang berada di sekitar area tersebut, pelaku SA yang merupakan warga Gampong Teupin Bate, Kecamatan Idi Rayeuk, akhirnya berhasil diringkus dan langsung diamankan ke Satreskrim Polres Aceh Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Aceh Timur, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, mengonfirmasi bahwa hasil tes urine terhadap tersangka menunjukkan hasil positif mengonsumsi narkotika jenis sabu. Saat ini, Iptu Bustamam telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Zubir Mahmud, sementara pelaku terancam jeratan pasal berlapis terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan serta penyalahgunaan narkotika. Laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan aset vital negara, terlebih yang berani melakukan tindakan represif terhadap aparat penegak hukum. Pengamanan di lingkungan markas kepolisian juga akan ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang. Artikel ini diproduksi ulang oleh GlobalSiar.












