Zhoumi Super Junior-M Ditunjuk sebagai CEO Perusahaan Gabungan SM-TME Mengintip Replika Tembok Konstantinopel di Balik Layar Serial Mehmed: Fetihler Sultanı Undertale: The Determination Symphony Hadir di Jakarta 11 Oktober 2026 Ekonom: Kerja Sama Indonesia-Rusia Positif untuk Perluasan Ekspor Vicky Shu Akui Hobi Berdagang, Tak Gengsi Cari Job hingga Jualan di Media Sosial IU Siap Rilis Karya Baru pada September 2026, Rilis Video Teaser

Headline

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemprov Kalbar Siagakan Puskesmas 24 Jam

badge-check


					(KOMPAS.com/HENDRA CIPTA) Perbesar

(KOMPAS.com/HENDRA CIPTA)

PONTIANAK, GLOBALSIAR.COM (2 SEPTEMBER 2026) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengambil langkah antisipatif yang serius dalam menghadapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang mulai menyelimuti wilayah tersebut. Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, telah menginstruksikan seluruh jajaran kesehatan untuk menyiagakan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) selama 24 jam penuh guna melayani warga yang terdampak gangguan pernapasan secara cepat dan tepat.

Selain pengoperasian fasilitas kesehatan dasar secara nonstop, pemerintah daerah juga kembali menyiapkan unit khusus berupa Rumah Oksigen di berbagai lokasi strategis. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan bantuan medis darurat, terutama bagi masyarakat yang mengalami sesak napas akut akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kian pekat dalam beberapa hari terakhir.

Langkah ini diambil menyusul pemantauan indeks standar pencemaran udara yang mulai menunjukkan kategori tidak sehat di sejumlah titik di Kalimantan Barat. Dinas Kesehatan setempat diminta memastikan ketersediaan stok obat-obatan serta alat bantu pernapasan tetap mencukupi guna mengantisipasi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang biasa terjadi saat musim kemarau dan karhutla.

Warga juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, serta wajib menggunakan masker jika harus beraktivitas di area terbuka. Seluruh upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga keselamatan publik di tengah tantangan lingkungan yang ada, sebagaimana dilaporkan kembali oleh GlobalSiar.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau titik panas dan mempercepat penanggulangan kebakaran lahan agar dampak kabut asap tidak semakin meluas ke wilayah pemukiman padat penduduk. Laporan ini disusun dan disajikan kembali sebagai bentuk informasi publik oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zhoumi Super Junior-M Ditunjuk sebagai CEO Perusahaan Gabungan SM-TME

6 September 2026 - 07:00 WIB

Undertale: The Determination Symphony Hadir di Jakarta 11 Oktober 2026

5 September 2026 - 07:00 WIB

Danantara Dorong Transformasi Menyeluruh Rumah Sakit BUMN di Bawah IHC

4 September 2026 - 20:03 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Biofuel, Hidrogen, hingga Konservasi Lewat Enam Kesepakatan

4 September 2026 - 19:30 WIB

Filep Wamafma Desak Transparansi Pengelolaan PI 10 Persen BP Tangguh di Papua Barat

4 September 2026 - 18:05 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis