700 Personel Gabungan TNI-Polri Gerebek Kampung Ambon Jakarta Barat Harapan Anak Suku Bajau Torosiaje Akan Program Makan Bergizi Gratis Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali dalam 13 Menit, Semburkan Abu Tebal Empat Bulan Berjibaku Padamkan Karhutla di Sumsel, Kondisi Kesehatan Personel Manggala Agni Mulai Terancam Donald Trump Kembali Gagal Meraih Hadiah Nobel Perdamaian 2026 Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota OPM Dilaporkan Tewas

Headline

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali dalam 13 Menit, Semburkan Abu Tebal

badge-check


					(PVMBG) Perbesar

(PVMBG)

LAMPUNG, GLOBALSIAR.COM (09/10/2026) – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terletak di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan peningkatan signifikan dengan tercatatnya dua kali erupsi beruntun dalam rentang waktu hanya 13 menit. Fenomena alam ini terjadi pada Jumat sore, di mana gunung api aktif tersebut menyemburkan kolom abu vulkanik dengan intensitas tebal yang membumbung tinggi ke udara. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan magma di bawah kawah.

Letusan pertama terpantau pada pukul 14.02 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 407 meter di atas puncak, atau setara dengan 564 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan pengamatan visual, kolom abu tersebut berwarna kelabu hingga hitam pekat dan bergerak condong ke arah timur laut. Rekaman pada seismogram menunjukkan erupsi ini memiliki amplitudo maksimum sebesar 45 milimeter dengan durasi semburan yang berlangsung selama kurang lebih 1 menit 17 detik.

Tak berselang lama, tepatnya pada pukul 14.15 WIB, erupsi susulan kembali terjadi dengan kekuatan yang tidak jauh berbeda dari letusan sebelumnya. Pada fase kedua ini, tinggi kolom abu teramati mencapai 357 meter di atas puncak dengan karakteristik warna yang sama, yakni kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal. Frekuensi letusan yang rapat dalam waktu singkat ini menandakan kondisi internal gunung yang masih sangat dinamis dan menyimpan tekanan gas yang cukup tinggi.

Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih bertahan pada Level III atau Siaga. Pihak berwenang mengeluarkan rekomendasi tegas agar masyarakat, wisatawan, maupun nelayan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius lima kilometer dari kawah aktif untuk mengantisipasi potensi bahaya lontaran material pijar. Laporan mengenai perkembangan terkini aktivitas vulkanik di Selat Sunda ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

700 Personel Gabungan TNI-Polri Gerebek Kampung Ambon Jakarta Barat

9 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Harapan Anak Suku Bajau Torosiaje Akan Program Makan Bergizi Gratis

9 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Empat Bulan Berjibaku Padamkan Karhutla di Sumsel, Kondisi Kesehatan Personel Manggala Agni Mulai Terancam

9 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Donald Trump Kembali Gagal Meraih Hadiah Nobel Perdamaian 2026

9 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota OPM Dilaporkan Tewas

9 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Trending di Headline