KARAWANG, GLOBALSIAR.COM (10/09/2026) – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak merasa terintimidasi oleh oknum-oknum yang mengaku sebagai wartawan atau anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Seruan ini disampaikan menyusul adanya laporan mengenai praktik-praktik oknum yang kerap mendatangi warga atau aparat desa untuk melakukan tekanan tertentu dengan membawa identitas organisasi tertentu demi kepentingan sepihak.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa profesi wartawan dan aktivis LSM sebenarnya memiliki peran mulia dalam mengawal pembangunan serta memperjuangkan kepentingan publik melalui kritik yang membangun. Namun, ia menyayangkan jika ada oknum yang justru menyalahgunakan atribut tersebut untuk melakukan pemerasan atau intimidasi. Menurutnya, masyarakat memiliki hak sepenuhnya untuk menanyakan legalitas surat tugas serta maksud kedatangan mereka secara baik-baik namun tetap dengan sikap yang tegas.
Lebih lanjut, ia menyarankan agar warga tidak ragu untuk melaporkan tindakan intimidasi tersebut kepada pihak kepolisian jika dirasa sudah melampaui batas atau mengganggu ketertiban umum. Dedi berharap dengan meningkatnya keberanian warga untuk bersuara, ruang gerak bagi para oknum yang merusak citra profesi jurnalis dan pegiat sosial ini dapat dipersempit. Hal ini dinilai penting demi menciptakan lingkungan sosial yang lebih sehat dan kondusif di wilayah Jawa Barat.
Dalam keterangannya di hadapan warga Karawang, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan instansi resmi dalam menjaga integritas wilayah dari praktik premanisme berkedok organisasi. Ia percaya bahwa transparansi dan keberanian adalah kunci utama untuk melawan segala bentuk ancaman yang tidak berdasar hukum. Laporan ini disusun kembali dan dipublikasikan oleh GlobalSiar sebagai bagian dari komitmen penyajian informasi publik yang akurat.












