Dedi Mulyadi Dorong Implementasi Pilkades Digital di Jawa Barat Biaya Perang AS-Iran Tembus 47 Miliar Dollar, Donald Trump Kini Terhimpit Tekanan Besar Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Pelaku Bangun Tungku Guna Hilangkan Jejak Bumbu Kacang Pihak Ketiga Diduga Jadi Penyebab Keracunan MBG di Dramaga Pemprov Jabar Kerahkan Helikopter Water Bombing dan 500 Personel Tangani Kebakaran 3 Sponsor Raksasa China Resmi Putus Kerja Sama dengan Kylian Mbappe

Headline

Dedi Mulyadi Dorong Implementasi Pilkades Digital di Jawa Barat

badge-check


					(Kompas.com/Faqih Rohman Syafei) Perbesar

(Kompas.com/Faqih Rohman Syafei)

BANDUNG, GLOBALSIAR.COM (28 OKTOBER 2026) – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi mengusulkan transformasi sistem pemilihan kepala desa (Pilkades) dari metode konvensional ke sistem digital atau e-voting. Langkah strategis ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi waktu pelaksanaan secara drastis sekaligus menekan biaya operasional yang selama ini menjadi beban anggaran daerah yang cukup besar.

Penerapan teknologi digital dalam pemungutan suara di tingkat desa diproyeksikan akan menghemat anggaran secara signifikan karena menghapus kebutuhan logistik fisik seperti pencetakan jutaan surat suara dan kotak suara. Selain aspek ekonomi, keunggulan utama sistem ini terletak pada kecepatan perolehan hasil suara yang bersifat real-time, di mana pemenang pemilihan dapat diketahui secara instan begitu proses pemungutan suara dinyatakan selesai.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penggunaan sistem digital juga sangat krusial untuk meminimalisir risiko manipulasi data serta potensi gesekan sosial di tengah masyarakat yang seringkali dipicu oleh ketidakpastian hasil penghitungan suara manual. Dengan transparansi yang jauh lebih tinggi melalui sistem e-voting, kepercayaan publik terhadap integritas hasil demokrasi tingkat desa diharapkan akan semakin menguat sehingga stabilitas wilayah tetap terjaga.

Visi modernisasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk mempercepat digitalisasi birokrasi di seluruh pelosok Jawa Barat guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif dan transparan. Jika program ini berhasil direalisasikan, Jawa Barat berpotensi menjadi pelopor nasional dalam penyelenggaraan demokrasi tingkat akar rumput yang modern, efisien, dan akuntabel, sebagaimana laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Biaya Perang AS-Iran Tembus 47 Miliar Dollar, Donald Trump Kini Terhimpit Tekanan Besar

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Pelaku Bangun Tungku Guna Hilangkan Jejak

28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bumbu Kacang Pihak Ketiga Diduga Jadi Penyebab Keracunan MBG di Dramaga

28 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Pemprov Jabar Kerahkan Helikopter Water Bombing dan 500 Personel Tangani Kebakaran

28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

3 Sponsor Raksasa China Resmi Putus Kerja Sama dengan Kylian Mbappe

28 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis