Bermula dari Candaan, Kasus Pelecehan Anak di Tempat Mengaji Kukar Terungkap, 11 Korban Diperiksa Gagal Diselundupkan! 544 Kg Merkuri Disamarkan Jadi Onderdil, Kerugian Negara Rp 1,5 M Klaim Gubernur Bohong? Pulau Sampah Muara Angke Masih Ada, Nelayan Pasrah Jalur Kapal Kandas Terus Warga Berau Panik? Gempa Filipina M 7,7 Picu Tsunami 20 cm di Biduk-biduk, BMKG Cabut Status Menkeu Buka Suara: PPh Final UMKM 0,5 Persen Tetap untuk Usaha Kecil, yang Kaya Jangan Ikut-ikutan Hoaks atau Fakta? Kejati Jabar Pastikan Wabup Indramayu Belum Jadi Tersangka, Kasih Masih Penyidikan

Headline

Warga Berau Panik? Gempa Filipina M 7,7 Picu Tsunami 20 cm di Biduk-biduk, BMKG Cabut Status

badge-check


					Warga Berau Panik? Gempa Filipina M 7,7 Picu Tsunami 20 cm di Biduk-biduk, BMKG Cabut Status Perbesar

GlobalSiar.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Peringatan dicabut pada pukul 11.15 Wita, Senin (8/6/2026).

Peringatan tsunami sempat menyusul gempa bumi dahsyat. Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada pukul 06.37 WIB. Hasil pemodelan BMKG menunjukkan potensi tsunami yang menjalar ke sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Berau.

Tsunami Kecil Sempat Terpantau di Biduk-biduk

Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, mengungkapkan fakta menarik. Warga di Kecamatan Biduk-biduk sempat melaporkan adanya kenaikan muka air laut. Fenomena ini terjadi sekitar pukul 10.30 Wita.

“Dari informasi masyarakat ada video kejadian tsunami di Biduk-biduk. Tingginya diperkirakan di bawah 30 sentimeter, sekitar 20 sentimeter,” kata Ade kepada Kompas.com.

Namun, kenaikan air laut ini tidak disertai getaran. Warga tidak merasakan guncangan. Aktivitas masyarakat pun tidak terganggu.

“Tidak ada getaran yang dirasakan warga saat kejadian tersebut,” ujarnya.

Status Peringatan Dicabut, Kondisi Tetap Terkendali

BMKG pusat kemudian mengevaluasi situasi. Karena tidak ditemukan dampak signifikan, status peringatan dini pun diakhiri. Berau dan seluruh wilayah terdampak lain kini aman.

“Jam 11.15 Wita sudah ada pengakhiran peringatan dini tsunami. Kita mengikuti arahan dari pusat,” kata Ade.

Dengan berakhirnya peringatan, masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Mereka sebelumnya diminta menjauhi pantai dan tepian sungai.

BMKG Imbau Pantau Informasi Resmi

Meski peringatan sudah dicabut, Ade mengimbau masyarakat tetap waspada. Selalu pantau informasi resmi dari BMKG jika terjadi gempa atau potensi bencana lain.

“Informasi bisa diakses melalui berbagai kanal yang kami sampaikan, baik media sosial maupun saluran informasi resmi lainnya,” katanya.

Gempa magnitudo 7,7 di Filipina sempat memicu kekhawatiran. Namun, tsunami yang terjadi hanya skala kecil (sekitar 20 cm) dan tidak merusak. Masyarakat Berau kini bisa bernapas lega.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bermula dari Candaan, Kasus Pelecehan Anak di Tempat Mengaji Kukar Terungkap, 11 Korban Diperiksa

8 Juni 2026 - 13:03 WIB

Ilustrasi tempat mengaji atau TPQ di Desa Perdana, Kukar, Kalimantan Timur, tempat dugaan pelecehan seksual terhadap 11 anak terjadi

Gagal Diselundupkan! 544 Kg Merkuri Disamarkan Jadi Onderdil, Kerugian Negara Rp 1,5 M

8 Juni 2026 - 12:59 WIB

Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia menunjukkan barang bukti 42 jeriken berisi merkuri hasil penyelundupan di Pelabuhan Tanjung Priok

Klaim Gubernur Bohong? Pulau Sampah Muara Angke Masih Ada, Nelayan Pasrah Jalur Kapal Kandas Terus

8 Juni 2026 - 12:51 WIB

Petugas Dinas Lingkungan Hidup membersihkan tumpukan sampah di Muara Angke, Jakarta Utara, yang masih tersisa meskipun sudah mengecil

Menkeu Buka Suara: PPh Final UMKM 0,5 Persen Tetap untuk Usaha Kecil, yang Kaya Jangan Ikut-ikutan

8 Juni 2026 - 11:59 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa menjelaskan kebijakan PPh final UMKM 0,5 persen bukan untuk menekan UMKM

Hoaks atau Fakta? Kejati Jabar Pastikan Wabup Indramayu Belum Jadi Tersangka, Kasih Masih Penyidikan

8 Juni 2026 - 02:47 WIB

Wakil Bupati Indramayu Syaefudin saat memberikan klarifikasi terkait kabar penetapan tersangka kasus tunjangan perumahan DPRD yang dibantah Kejati Jabar
Trending di Headline