Prabowo Subianto Soroti Sindiran Negara Asing Mengenai Isu Karhutla di Indonesia Jaksa Resmi Tolak Pembelaan Nurman Herin Terkait Klaim Intervensi Penyidik Jet Tempur Mirage 2000D Militer Prancis Jatuh, Satu Pilot Gugur dalam Tugas KPK Resmi Surati Panglima TNI Terkait Dugaan Keterlibatan Prajurit Aktif dalam Kasus Korupsi Tinjauan Dua Tahun Program Bantuan Negara di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo Komdis PSSI Sanksi Persija Jakarta: Denda Rp90 Juta dan Larangan Suporter Tandang

Entertainment

Ruben Ngaku Sulit Bertemu Anak, Sarwendah: Buktinya Mana? Dia Tak Pernah ke Rumah!

badge-check


					Ruben Ngaku Sulit Bertemu Anak, Sarwendah: Buktinya Mana? Dia Tak Pernah ke Rumah! Perbesar

GlobalSiar.com – Sarwendah angkat bicara. Ia membantah tudingan Ruben Onsu yang merasa dipersulit bertemu anak-anak. Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, Sarwendah menegaskan tidak pernah menutup akses Ruben.

“Bukti mempersulitnya yang mana? Klien kami tidak pernah menutup satu hari pun untuk bisa dibawa anak ini oleh bapaknya,” ujar Sam dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Minggu (31/5/2026).

Ruben Tak Pernah Datang atau WA?
Menurut Simon, yang terjadi justru sebaliknya. Ruben Onsu tidak pernah datang ke rumah. Ia juga tidak pernah mengirim pesan langsung kepada Sarwendah untuk meminta bertemu anak-anak.

“Tetapi bapaknya pernah datang enggak ke rumah? Enggak pernah ada,” tegas Sam.

Sam menambahkan, Ruben seharusnya bisa berperan lebih aktif. Sarwendah tidak pernah melarang pertemuan. Syaratnya sederhana: anak-anak sedang tidak sibuk les atau waktu luang.

Akta Perjanjian: Ruben Berhak 2-3 Hari Seminggu
Pihak Sarwendah bahkan menunjukkan bukti akta perjanjian. Akta tersebut ditandatangani notaris. Isinya: Ruben Onsu berhak bertemu anak-anak dua atau tiga hari dalam seminggu. Kesepakatan ini sudah disetujui kedua belah pihak setelah perceraian.

Keluhan Ruben: Bayar Rp 200 Juta per Bulan tapi Sulit Bertemu
Sebelumnya, Ruben Onsu melalui kuasa hukum Minola Sebayang mengeluhkan hal berbeda. Ruben mengaku kesulitan bertemu anak-anak. Padahal, ia sudah menggelontorkan uang Rp 200 juta per bulan. Uang itu untuk biaya pendidikan dan kesehatan ketiga anaknya.

Latar Belakang Perceraian
Ruben dan Sarwendah resmi bercerai pada 24 September 2024. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan perceraian secara verstek. Ruben hanya menuntut perceraian, tidak menuntut hak asuh. Akibatnya, hak asuh anak jatuh ke Sarwendah.

Kasus ini kini menjadi perdebatan publik. Dua versi berbeda dari kedua belah pihak. Satu sisi mengaku dipersulit. Sisi lain menegaskan tidak pernah menutup akses.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prabowo Subianto Soroti Sindiran Negara Asing Mengenai Isu Karhutla di Indonesia

21 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Resmi Tolak Pembelaan Nurman Herin Terkait Klaim Intervensi Penyidik

21 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Jet Tempur Mirage 2000D Militer Prancis Jatuh, Satu Pilot Gugur dalam Tugas

21 Oktober 2026 - 18:39 WIB

KPK Resmi Surati Panglima TNI Terkait Dugaan Keterlibatan Prajurit Aktif dalam Kasus Korupsi

21 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tinjauan Dua Tahun Program Bantuan Negara di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo

21 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Trending di Headline