AMBON, GLOBALSIAR.COM (19/10/2026) – Kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Kota Ambon dilaporkan semakin memprihatinkan dengan intensitas yang kian menebal sejak Senin pagi. Fenomena ini menyebabkan jarak pandang berkurang secara signifikan di berbagai titik utama kota, yang mulai mengganggu kelancaran lalu lintas dan aktivitas masyarakat di luar ruangan.
Sejumlah warga mengeluhkan dampak kesehatan langsung akibat paparan asap yang semakin tajam tersebut. Keluhan yang paling dominan dirasakan adalah mata yang terasa perih serta gangguan saluran pernapasan atau sesak napas. Para pengendara roda dua diimbau untuk lebih berhati-hati karena terbatasnya jarak pandang yang dapat membahayakan keselamatan berkendara.
Situasi ini memicu kekhawatiran akan penurunan kualitas udara yang terus berlanjut jika sumber asap tidak segera teratasi. Masyarakat kini mulai kembali menggunakan masker pelindung saat beraktivitas di luar rumah sebagai langkah antisipasi mandiri terhadap risiko polusi udara. Selain dampak kesehatan, kabut asap ini juga mulai menutupi pemandangan perbukitan dan teluk yang biasanya terlihat jelas dari pusat kota.
Pihak terkait diharapkan segera melakukan langkah-langkah penanganan untuk meminimalisir dampak yang lebih luas bagi kesehatan masyarakat dan kelancaran transportasi di Maluku. Hingga saat ini, pemantauan terhadap titik api dan kualitas udara terus dilakukan secara intensif, sebagaimana laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.














