Bermula dari Candaan, Kasus Pelecehan Anak di Tempat Mengaji Kukar Terungkap, 11 Korban Diperiksa Gagal Diselundupkan! 544 Kg Merkuri Disamarkan Jadi Onderdil, Kerugian Negara Rp 1,5 M Klaim Gubernur Bohong? Pulau Sampah Muara Angke Masih Ada, Nelayan Pasrah Jalur Kapal Kandas Terus Warga Berau Panik? Gempa Filipina M 7,7 Picu Tsunami 20 cm di Biduk-biduk, BMKG Cabut Status Menkeu Buka Suara: PPh Final UMKM 0,5 Persen Tetap untuk Usaha Kecil, yang Kaya Jangan Ikut-ikutan Hoaks atau Fakta? Kejati Jabar Pastikan Wabup Indramayu Belum Jadi Tersangka, Kasih Masih Penyidikan

Headline

Dituding Pungli Sertifikat MBG Rp 2 Juta, Dinkes Bangkalan Buka Suara: Itu Tarif Resmi BBLK Surabaya

badge-check


					Dituding Pungli Sertifikat MBG Rp 2 Juta, Dinkes Bangkalan Buka Suara: Itu Tarif Resmi BBLK Surabaya Perbesar

Plh Kepala Dinkes Bangkalan dr Farhat Suryaningrat saat memberikan klarifikasi terkait tudingan pungli sertifikat MBG Rp 2 juta

GlobalSiar.com – Kabar tidak sedap datang dari Bangkalan, Madura. Seorang pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuding Dinas Kesehatan setempat memungut biaya Rp 2 juta. Pihak dapur meminta uang tersebut untuk mengurus Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Tudingan pungli pun langsung merebak di masyarakat.

Dinkes Bangkalan: Bukan Pungli, Ini Tarif Resmi

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinkes Bangkalan, dr Farhat Suryaningrat, angkat bicara. Ia membantah keras tudingan tersebut. Menurutnya, biaya Rp 2 juta bukanlah pungli. Sebaliknya, Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya menetapkan tarif tersebut sebagai biaya resmi.

Farhat merinci komponen biaya tersebut. Pemeriksaan kualitas air dan makanan dikenakan biaya Rp 1.090.000. Kemudian, pemeriksaan keamanan makanan sebesar Rp 690.000. Kedua item ini menjadi syarat mutlak bagi penerbitan SLHS.

Dinkes Hanya Memfasilitasi, Bukan Memungut

Farhat menjelaskan peran Dinkes Bangkalan. Pihaknya hanya membantu memfasilitasi dan menjembatani proses pengurusan. Setiap dapur yang mengajukan SLHS membayar biaya sesuai kwitansi resmi dari BBLK Surabaya. Farhat menegaskan bahwa Dinkes tidak mengambil keuntungan sepeser pun.

Namun, isu pungli ini membuat Dinkes mengambil langkah tegas. Mereka memutuskan untuk tidak lagi memfasilitasi proses pengurusan. Sebagai gantinya, Farhat mempersilakan setiap pengelola dapur mengurus sendiri langsung ke BBLK Surabaya.

“Untuk menghindari isu tersebut, silakan mengurus secara mandiri saja ke BBLK Surabaya,” tegas Farhat, Rabu (3/6/2026).

Mitra SPPG Buka Suara: Biaya Sesuai dan Kami Terbantu

Di sisi lain, salah satu mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Subaidi, ikut mengonfirmasi pernyataan tersebut. Selama ini ia mengurus SLHS melalui Dinkes Bangkalan. Ia membayar biaya sesuai dengan tarif laboratorium BBLK Surabaya.

Subaidi justru merasa terbantu dengan fasilitasi dari Dinkes. Ia berharap ke depan Dinkes lebih transparan merinci setiap item biaya. Dengan begitu, ia yakin tudingan seperti ini tidak akan muncul lagi.

Data SPPG di Bangkalan: 128 Beroperasi, 92 Sudah Kantongi SLHS

Hingga saat ini, Kabupaten Bangkalan memiliki 212 dapur SPPG. Dari jumlah tersebut, 128 dapur sudah beroperasi aktif. Namun, pihak terkait masih membekukan atau menutup sementara 21 dapur lainnya.

Selanjutnya, dari total dapur yang ada, 92 dapur telah memiliki SLHS. Sementara itu, 26 dapur lainnya masih dalam proses pengurusan sertifikat. Angka ini menunjukkan bahwa Dinkes dan para mitra masih memiliki banyak pekerjaan rumah.

Pelajaran Penting: Transparansi Kunci Hindari Tudingan

Kasus ini memberikan pelajaran berharga bagi semua pihak. Transparansi biaya sejak awal dapat mencegah tuduhan pungli. Akibatnya, Dinkes Bangkalan kini memilih mundur sebagai fasilitator. Karena itu, para pengelola dapur harus repot mengurus sendiri ke Surabaya. Publik berharap kejadian serupa tidak terulang di daerah lain.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bermula dari Candaan, Kasus Pelecehan Anak di Tempat Mengaji Kukar Terungkap, 11 Korban Diperiksa

8 Juni 2026 - 13:03 WIB

Ilustrasi tempat mengaji atau TPQ di Desa Perdana, Kukar, Kalimantan Timur, tempat dugaan pelecehan seksual terhadap 11 anak terjadi

Gagal Diselundupkan! 544 Kg Merkuri Disamarkan Jadi Onderdil, Kerugian Negara Rp 1,5 M

8 Juni 2026 - 12:59 WIB

Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia menunjukkan barang bukti 42 jeriken berisi merkuri hasil penyelundupan di Pelabuhan Tanjung Priok

Klaim Gubernur Bohong? Pulau Sampah Muara Angke Masih Ada, Nelayan Pasrah Jalur Kapal Kandas Terus

8 Juni 2026 - 12:51 WIB

Petugas Dinas Lingkungan Hidup membersihkan tumpukan sampah di Muara Angke, Jakarta Utara, yang masih tersisa meskipun sudah mengecil

Warga Berau Panik? Gempa Filipina M 7,7 Picu Tsunami 20 cm di Biduk-biduk, BMKG Cabut Status

8 Juni 2026 - 12:21 WIB

Ilustrasi peringatan tsunami di pesisir Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang dicabut BMKG setelah tsunami kecil setinggi 20 cm terpantau di Biduk-biduk

Menkeu Buka Suara: PPh Final UMKM 0,5 Persen Tetap untuk Usaha Kecil, yang Kaya Jangan Ikut-ikutan

8 Juni 2026 - 11:59 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa menjelaskan kebijakan PPh final UMKM 0,5 persen bukan untuk menekan UMKM
Trending di Ekonomi & Bisnis