Trump dan Para Pemimpin AI Capai Kesepakatan Strategis Terkait Infrastruktur Energi Penyebab Utama Praktik Korupsi HGB dan HGU di Indonesia Terungkap Mashudi Resmi Mundur dari Jabatan Dirjen Pas Buntut Kasus Lapas Cibinong Bahlil Lahadalia Ungkap Alasan Strategis Prabowo Bentuk Kementerian Koordinator Hilirisasi Listyo Sigit Tetap Sandang Status Polisi Aktif hingga 2027 Usai Dicopot dari Kapolri Prabowo Resmi Lantik Bahlil Lahadalia Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

Headline

Mashudi Resmi Mundur dari Jabatan Dirjen Pas Buntut Kasus Lapas Cibinong

badge-check


					(KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA) Perbesar

(KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (1 OKTOBER 2026) – Mashudi secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Kementerian Hukum dan HAM. Langkah mengejutkan ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban langsung atas rentetan masalah yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong baru-baru ini. Keputusan tersebut telah dikonfirmasi dan menjadi perbincangan hangat di lingkungan pemerintahan serta masyarakat luas.

Kasus yang mencuat di Lapas Cibinong dinilai telah mencederai integritas institusi pemasyarakatan di bawah kepemimpinan Mashudi. Insiden tersebut memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan yang menuntut adanya transparansi dan pembenahan total dalam sistem pengawasan penjara. Meskipun proses investigasi masih terus berjalan, Mashudi memilih untuk melepaskan mandatnya guna memfasilitasi proses evaluasi internal yang lebih objektif dan menyeluruh di tubuh Kemenkumham.

Kementerian Hukum dan HAM sendiri telah menerima pengajuan pengunduran diri tersebut dan segera menyiapkan langkah transisi kepemimpinan di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Fokus utama saat ini adalah memastikan bahwa operasional seluruh lembaga pemasyarakatan di Indonesia tetap berjalan stabil tanpa gangguan. Selain itu, pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan pengusutan kasus di Lapas Cibinong secara tuntas demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan pidana.

Mundurnya Mashudi dipandang sebagai momentum penting bagi pemerintah untuk melakukan reformasi birokrasi besar-besaran di sektor pemasyarakatan. Harapan publik kini tertuju pada sosok pengganti yang mampu membawa perubahan signifikan dalam tata kelola penjara yang lebih aman dan profesional. Laporan mengenai dinamika pengunduran diri pejabat kementerian ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Trump dan Para Pemimpin AI Capai Kesepakatan Strategis Terkait Infrastruktur Energi

1 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Penyebab Utama Praktik Korupsi HGB dan HGU di Indonesia Terungkap

1 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Bahlil Lahadalia Ungkap Alasan Strategis Prabowo Bentuk Kementerian Koordinator Hilirisasi

1 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Listyo Sigit Tetap Sandang Status Polisi Aktif hingga 2027 Usai Dicopot dari Kapolri

1 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Prabowo Resmi Lantik Bahlil Lahadalia Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

1 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis