BATANG, GLOBALSIAR.COM (25/09/2026) – Angka korban yang diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap menu dalam program uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dilaporkan terus mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data terbaru hingga Jumat siang, jumlah siswa yang harus mendapatkan penanganan medis telah mencapai 498 orang, tersebar dari berbagai tingkat satuan pendidikan di wilayah tersebut.
Para siswa yang terdampak dilaporkan mengeluhkan gejala klinis yang serupa, mulai dari rasa mual, muntah-muntah, pusing, hingga kondisi badan yang mendadak lemas tak lama setelah mengonsumsi paket makanan tersebut. Situasi ini memicu kesiagaan penuh di berbagai fasilitas kesehatan setempat guna memberikan pertolongan pertama bagi para korban agar dampak buruk dari insiden ini dapat segera diminimalisir.
Saat ini, ratusan korban tersebut telah dievakuasi dan menjalani perawatan intensif di beberapa lokasi, di antaranya RSUD Batang, RSUD Limpung, serta sejumlah Puskesmas terdekat yang sanggup menampung pasien dalam jumlah besar. Tim medis bekerja ekstra keras untuk menstabilkan kondisi para siswa, sementara pihak berwenang terus melakukan pendataan untuk memastikan tidak ada korban yang terlewatkan dari pengawasan medis.
Dinas Kesehatan Kabupaten Batang bersama pihak kepolisian kini sedang melakukan investigasi mendalam dengan mengamankan sampel makanan dari pihak katering penyedia untuk diuji di laboratorium guna mengetahui kandungan berbahaya di dalamnya. Pemerintah daerah juga telah menghentikan sementara jalannya program uji coba ini sebagai langkah preventif demi menjamin keselamatan publik, sebagaimana yang dilaporkan kembali oleh redaksi GlobalSiar.












