Tenaga Honorer RSUD Dekai Jadi Korban Penikaman OTK, Kepolisian Yahukimo Buru Pelaku Puluhan Santri di Padang Lawas Diduga Keracunan Nasi Bungkus Usai Acara Hari Santri Identitas Dicatut, Mekanik di Tangerang Kaget Ditagih Pajak McLaren Rp 137 Juta Dedi Mulyadi Siapkan Tiga Strategi Utama Padamkan Kebakaran Hutan di Gunung Ciremai 14 Siswi SMPN di Tangsel Alami Bully Senior, Korban Dilaporkan Muntah Darah Pelantikan PBNU Digelar Sederhana di Pesantren, Gus Kikin Tekankan Pentingnya Tradisi

Headline

Kebakaran Melanda Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Tim Gabungan Berupaya Padamkan Api

badge-check


					(Dokumentasi BTNGC) Perbesar

(Dokumentasi BTNGC)

KUNINGAN, GLOBALSIAR.COM (8 SEPTEMBER 2026) – Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terletak di wilayah Kabupaten Kuningan dilaporkan mengalami kebakaran hutan pada Selasa siang. Titik api pertama kali terdeteksi muncul di area Blok Batu Luhur, Desa Jerukleueut, Kecamatan Sindangwangi, yang kemudian dengan cepat menyebar akibat kondisi vegetasi yang mengering serta hembusan angin yang cukup kencang di lereng gunung.

Merespons kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan, TNI, Polri, serta kelompok relawan peduli api segera dikerahkan ke lokasi. Upaya pemadaman dipusatkan pada titik-titik krusial guna mencegah kobaran api merembet lebih jauh ke zona inti hutan lindung yang merupakan habitat penting bagi keanekaragaman hayati.

Petugas di lapangan menghadapi tantangan berat berupa medan yang sangat terjal dan akses jalan yang terbatas menuju lokasi kebakaran. Selain menggunakan peralatan pemadaman manual, tim juga fokus membuat sekat bakar (firebreak) untuk memutus jalur penyebaran api secara efektif. Cuaca yang panas dan angin yang tidak menentu menjadi faktor utama yang menghambat proses pengendalian api di lapangan.

Hingga saat ini, pemantauan terhadap sisa-sisa bara api dan proses pendinginan masih berlangsung ketat guna mengantisipasi munculnya titik api baru. Pihak otoritas terkait akan segera melakukan evaluasi serta pendataan luasan lahan yang terdampak setelah situasi benar-benar terkendali, sebagaimana informasi ini dihimpun dan ditulis ulang oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tenaga Honorer RSUD Dekai Jadi Korban Penikaman OTK, Kepolisian Yahukimo Buru Pelaku

24 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Puluhan Santri di Padang Lawas Diduga Keracunan Nasi Bungkus Usai Acara Hari Santri

24 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Identitas Dicatut, Mekanik di Tangerang Kaget Ditagih Pajak McLaren Rp 137 Juta

24 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Dedi Mulyadi Siapkan Tiga Strategi Utama Padamkan Kebakaran Hutan di Gunung Ciremai

24 Oktober 2026 - 18:39 WIB

14 Siswi SMPN di Tangsel Alami Bully Senior, Korban Dilaporkan Muntah Darah

24 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Trending di Headline