Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura Aktivitas Tambang Ilegal di Sangihe Diduga Keruk Emas Senilai Rp 200 Miliar

Headline

Mendagri Tito Karnavian Soroti Kasus ASN Meninggal di Latsarmil Komcad

badge-check


					(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI) Perbesar

(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (30 SEPTEMBER 2026) – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan respons tegas terkait peristiwa meninggalnya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). Tito mengingatkan agar faktor kesehatan peserta tidak diabaikan dan mengimbau agar mereka yang memiliki riwayat penyakit tidak memaksakan diri mengikuti pelatihan fisik yang berat.

Beliau menekankan bahwa proses seleksi kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh dan transparan sebelum para abdi negara tersebut dikirim ke pusat pelatihan. Penilaian medis yang akurat dianggap krusial untuk memastikan bahwa setiap individu mampu menjalani rutinitas fisik militer tanpa membahayakan nyawa. Mendagri meminta setiap kepala instansi untuk lebih selektif dalam mengirimkan delegasinya.

Kejadian ini memicu evaluasi mendalam mengenai standar operasional prosedur dalam pelaksanaan bela negara bagi warga sipil. Pemerintah menegaskan bahwa meskipun tujuan program ini adalah untuk memperkuat pertahanan nasional, keselamatan jiwa tetap menjadi landasan utama yang harus dijunjung tinggi. Evaluasi berkala terhadap kondisi fisik peserta selama masa pelatihan juga diusulkan untuk diperketat.

Langkah-langkah preventif kini tengah dirumuskan agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang, termasuk penyediaan fasilitas medis yang lebih responsif di lokasi latihan. Semua pihak diharapkan dapat mengambil pelajaran dari peristiwa ini guna menciptakan lingkungan pelatihan yang lebih aman dan terukur bagi seluruh peserta. Laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi

30 September 2026 - 23:06 WIB

Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo

30 September 2026 - 23:03 WIB

Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan

30 September 2026 - 23:00 WIB

BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar

30 September 2026 - 20:03 WIB

Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura

30 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline