Prabowo Bentuk BPGMN: Era Baru Restorasi Gambut dan Mangrove KPK Lakukan Penyegelan Enam Ruangan Strategis di Kantor Pemkab Klaten Gangguan Perjalanan KRL Lintas Bogor: 7 Jadwal Dibatalkan Akibat Perbaikan Sarana Dampak Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Sumut Kembali Terapkan PJJ Krisis Kabut Asap: Negara Mencatat Data Namun Belum Maksimal Melindungi Warga Juru Bicara Baru Donald Trump Gagal Ujian Pengacara, Gedung Putih Berikan Klarifikasi

Headline

Dampak Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Sumut Kembali Terapkan PJJ

badge-check


					(KOMPAS.com/EKO AGUS HERIANTO) Perbesar

(KOMPAS.com/EKO AGUS HERIANTO)

MEDAN, GLOBALSIAR.COM (16 OKTOBER 2026) – Sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara mulai memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi para siswa menyusul semakin pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keputusan ini diambil oleh pemerintah daerah setempat guna mengantisipasi risiko gangguan kesehatan yang mengancam para pelajar akibat kualitas udara yang kian memburuk. Kondisi ini membuat suasana sekolah kembali sunyi, mengingatkan pada masa pembatasan sosial saat pandemi beberapa tahun silam.

Kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumatera Utara dalam beberapa hari terakhir telah menurunkan jarak pandang secara signifikan dan membuat bau asap yang menyengat mulai dirasakan warga. Para orang tua menyatakan kekhawatiran mereka terhadap kesehatan pernapasan anak-anak jika tetap dipaksakan mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Pemerintah melalui Dinas Pendidikan menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi prioritas utama di tengah krisis lingkungan yang sedang terjadi saat ini.

Sejumlah wali murid mengungkapkan bahwa situasi saat ini terasa sangat mirip dengan masa pandemi COVID-19, di mana rumah kembali menjadi pusat kegiatan belajar. Meskipun sistem daring sudah cukup familiar bagi orang tua dan siswa, mereka berharap agar penanganan kebakaran hutan dapat segera dilakukan secara tuntas oleh pihak berwenang. Dampak psikologis dan efektivitas belajar di rumah kini kembali menjadi perhatian utama bagi para pendidik di tengah ketidakpastian kondisi cuaca.

Selain menginstruksikan PJJ, pemerintah daerah juga terus mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan mewajibkan penggunaan masker jika terpaksa keluar rumah. Langkah-langkah darurat ini diharapkan dapat meminimalisir lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mulai meningkat di beberapa kabupaten dan kota. Laporan mendalam mengenai kebijakan pendidikan selama masa tanggap darurat kabut asap ini disusun kembali oleh tim redaksi GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prabowo Bentuk BPGMN: Era Baru Restorasi Gambut dan Mangrove

16 Oktober 2026 - 10:16 WIB

KPK Lakukan Penyegelan Enam Ruangan Strategis di Kantor Pemkab Klaten

16 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Gangguan Perjalanan KRL Lintas Bogor: 7 Jadwal Dibatalkan Akibat Perbaikan Sarana

16 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Krisis Kabut Asap: Negara Mencatat Data Namun Belum Maksimal Melindungi Warga

16 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Juru Bicara Baru Donald Trump Gagal Ujian Pengacara, Gedung Putih Berikan Klarifikasi

15 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Trending di Headline