SAN FRANCISCO, GLOBALSIAR.COM (2 OKTOBER 2026) – OpenAI secara resmi mengungkapkan keberhasilan mereka dalam mendeteksi dan menghentikan serangkaian operasi siber berbahaya yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk menyerang berbagai infrastruktur web di Australia dan Amerika Serikat. Dalam laporan keamanan terbarunya, perusahaan pengembang ChatGPT ini mengonfirmasi bahwa sejumlah aktor ancaman digital berupaya mengeksploitasi model bahasa besar (LLM) guna meningkatkan efisiensi serangan mereka terhadap target-target strategis di kedua negara tersebut.
Operasi siber yang berhasil dimitigasi ini mencakup berbagai aktivitas teknis mulai dari riset kerentanan sistem, pengembangan skrip berbahaya, hingga pembuatan konten manipulatif untuk keperluan rekayasa sosial. Di Australia, upaya serangan tersebut diketahui menyasar portal informasi publik dengan tujuan mengelabui pengguna melalui pesan yang dihasilkan secara otomatis namun terlihat sangat natural. Sementara itu, di Amerika Serikat, serangan serupa diarahkan pada situs-situs yang dikelola oleh entitas pemerintah dan organisasi swasta berskala besar.
Meskipun para peretas berusaha menggunakan kemampuan AI untuk mempercepat proses peretasan, sistem pengawasan internal OpenAI mampu mengidentifikasi perilaku tidak wajar tersebut sebelum dampak yang lebih luas terjadi. Langkah pemblokiran akun-akun yang terlibat segera dilakukan guna memutus akses terhadap model AI yang disalahgunakan. OpenAI menegaskan bahwa mereka terus meningkatkan protokol keamanan guna memastikan bahwa inovasi teknologi mereka tidak menjadi alat bagi kelompok kriminal atau aktor negara untuk merusak integritas ruang siber global.
Kejadian ini semakin mempertegas tantangan baru di dunia keamanan digital di mana AI menjadi senjata sekaligus perisai dalam menghadapi ancaman yang kian kompleks. Kolaborasi aktif antara penyedia layanan teknologi dan otoritas keamanan internasional dianggap menjadi kunci utama dalam meredam evolusi taktik peretasan di masa depan. Laporan mengenai ancaman siber lintas negara ini disusun kembali dan diperbarui secara berkala oleh GlobalSiar.
















