KLATEN, GLOBALSIAR.COM (16 OKTOBER 2026) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara mengejutkan menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar Bupati Klaten, Hamenang Wajar. Tindakan hukum yang dilakukan oleh lembaga antirasuah ini mengejutkan jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten serta masyarakat luas setelah beberapa pihak diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana korupsi.
Dalam operasi tersebut, tim penyidik menemukan barang bukti yang cukup mencolok di salah satu lokasi penggeledahan. Sebuah tong plastik berwarna biru berukuran sedang ditemukan dalam kondisi terisi penuh dengan tumpukan uang tunai. Temuan ini menjadi bukti kuat yang mendasari dugaan adanya praktik gratifikasi atau suap yang melibatkan oknum pejabat tinggi di lingkungan daerah tersebut.
Setelah penemuan barang bukti tersebut, Hamenang Wajar beserta sejumlah orang lainnya langsung dibawa ke Jakarta menuju Gedung Merah Putih KPK guna menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang terjaring dalam operasi senyap ini. Area kantor pemerintah yang menjadi lokasi kejadian pun saat ini telah dipasangi garis pembatas untuk menjaga integritas tempat kejadian perkara.
Lembaga antirasuah tersebut berkomitmen untuk segera merilis pernyataan resmi mengenai rincian total uang yang ditemukan serta konstruksi perkara secara utuh dalam waktu dekat. Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang harus berurusan dengan hukum terkait tata kelola keuangan negara yang tidak transparan. Laporan mendalam mengenai perkembangan situasi di Klaten ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

















