BLORA, GLOBALSIAR.COM (11 September 2026) – Manajemen dapur Sarana Prasarana Pendidikan Gedung (SPPG) Blora secara resmi memberikan klarifikasi terkait rekaman video yang memperlihatkan tumpukan tempe diletakkan di lantai depan area toilet. Langkah ini diambil guna merespons keresahan masyarakat setelah video tersebut tersebar luas di media sosial dan memicu kekhawatiran mengenai higienitas makanan bagi para peserta didik.
Kepala Dapur SPPG Blora menegaskan bahwa tumpukan tempe yang terekam dalam video tersebut sama sekali tidak diperuntukkan bagi konsumsi para siswa maupun penghuni fasilitas pendidikan. Bahan makanan tersebut diklaim sebagai stok yang tidak memenuhi kriteria kualitas dan sedang dalam proses pemisahan untuk segera dibuang dari area lingkungan dapur utama agar tidak tercampur dengan bahan segar lainnya.
Berdasarkan penjelasan pihak pengelola, penempatan sementara di dekat area toilet terjadi saat proses pembersihan gudang logistik sebelum barang-barang tersebut diangkut ke tempat pembuangan akhir. Pihak SPPG menjamin bahwa seluruh proses pengolahan makanan tetap mengikuti prosedur operasional standar (SOP) yang ketat, di mana bahan baku yang akan dimasak selalu ditempatkan di ruang penyimpanan khusus yang bersih dan terjaga suhunya.
Guna mencegah kesalahpahaman lebih lanjut, manajemen kini memperketat pengawasan terhadap alur pembuangan limbah dapur agar tidak berada di jalur yang terlihat publik atau area sensitif lainnya. Evaluasi internal juga dilakukan untuk memastikan disiplin petugas di lapangan tetap terjaga demi reputasi institusi. Laporan ini disusun kembali oleh tim redaksi GlobalSiar.












