Trump dan Para Pemimpin AI Capai Kesepakatan Strategis Terkait Infrastruktur Energi Penyebab Utama Praktik Korupsi HGB dan HGU di Indonesia Terungkap Mashudi Resmi Mundur dari Jabatan Dirjen Pas Buntut Kasus Lapas Cibinong Bahlil Lahadalia Ungkap Alasan Strategis Prabowo Bentuk Kementerian Koordinator Hilirisasi Listyo Sigit Tetap Sandang Status Polisi Aktif hingga 2027 Usai Dicopot dari Kapolri Prabowo Resmi Lantik Bahlil Lahadalia Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

Headline

Kisah Haru Brian Clark: Selamat dari Lantai 84 Tragedi 9/11

badge-check


					(GETTY IMAGES via BBC INDONESIA) Perbesar

(GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

NEW YORK, GLOBALSIAR.COM (11 September 2026) – Dua puluh lima tahun setelah serangan teroris yang mengguncang dunia, kisah heroik para penyintas di World Trade Center kembali menjadi pengingat akan ketangguhan manusia. Salah satu kisah yang paling menyentuh adalah pengalaman Brian Clark, seorang karyawan Euro Brokers yang berada di lantai 84 Menara Selatan saat pesawat United Airlines Flight 175 menghantam gedung tersebut. Meski berada di zona terdampak langsung, Clark menjadi satu dari sedikit orang yang berhasil menemukan jalan keluar di tengah kepulan asap tebal dan reruntuhan bangunan yang membara.

Saat evakuasi dimulai, Clark dihadapkan pada pilihan sulit ketika sekelompok rekan kerjanya memutuskan untuk naik ke atap demi mencari bantuan helikopter, sementara ia memilih untuk tetap menuruni tangga. Keputusannya terbukti tepat karena akses menuju atap ternyata terkunci rapat, sementara ia menemukan satu-satunya tangga yang masih bisa dilewati meski tertutup puing-puing. Dalam kegelapan yang mencekam, ia mendengar teriakan minta tolong dari balik reruntuhan di lantai 81 yang kemudian mengubah jalannya peristiwa hari itu secara dramatis.

Suara tersebut berasal dari Stanley Praimnath, seorang eksekutif bank yang terjebak di balik tumpukan dinding yang runtuh. Tanpa memedulikan keselamatan dirinya sendiri, Clark berupaya keras membantu Praimnath memanjat keluar dari puing-puing hingga akhirnya keduanya berhasil meloloskan diri. Mereka berdua terus menuruni ribuan anak tangga selama puluhan menit, berjuang melawan sesak napas dan kepanikan, hingga akhirnya berhasil keluar dari gedung hanya beberapa menit sebelum Menara Selatan runtuh sepenuhnya ke tanah.

Hingga saat ini, persahabatan antara Clark dan Praimnath tetap terjalin erat sebagai simbol dari mukjizat di tengah tragedi kemanusiaan yang kelam tersebut. Kisah mereka bukan sekadar tentang bertahan hidup, melainkan tentang keberanian untuk menolong sesama di saat-saat yang paling kritis. Narasi perjuangan luar biasa ini disusun kembali oleh GlobalSiar sebagai bagian dari peringatan sejarah dunia yang tak terlupakan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Trump dan Para Pemimpin AI Capai Kesepakatan Strategis Terkait Infrastruktur Energi

1 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Penyebab Utama Praktik Korupsi HGB dan HGU di Indonesia Terungkap

1 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Mashudi Resmi Mundur dari Jabatan Dirjen Pas Buntut Kasus Lapas Cibinong

1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Bahlil Lahadalia Ungkap Alasan Strategis Prabowo Bentuk Kementerian Koordinator Hilirisasi

1 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Listyo Sigit Tetap Sandang Status Polisi Aktif hingga 2027 Usai Dicopot dari Kapolri

1 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline