Pria di Bangkalan Tertipu Imam Mahdi Gadungan Hingga Rp 1,3 Miliar PDI-P Tegas Tolak Usulan Luhut Soal Penghapusan Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi Dishut Sumbar Ungkap Status Lahan Sawit di Lokasi Bekas Karhutla Dharmasraya Prabowo Subianto Soroti Sindiran Negara Asing Mengenai Isu Karhutla di Indonesia Jaksa Resmi Tolak Pembelaan Nurman Herin Terkait Klaim Intervensi Penyidik Jet Tempur Mirage 2000D Militer Prancis Jatuh, Satu Pilot Gugur dalam Tugas

Headline

Jepang Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Indonesia Tangani Karhutla Kalimantan

badge-check


					Jepang Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Indonesia Tangani Karhutla Kalimantan Perbesar

Ilustrasi – Helikopter melakukan “water bombing” pada kebakaran hutan di Kalimantan Tengah. Sumber : ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/aww/aa.

JAKARTA (GLOBALSIAR) – Pemerintah Jepang resmi mengerahkan unit Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Keputusan ini diambil berdasarkan permintaan pemerintah Indonesia sebagai bagian dari kegiatan bantuan bencana internasional.

Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi memerintahkan pengerahan satu kapal angkut amfibi bernama JS Kunisaki yang membawa tiga helikopter angkut berat JGSDF tipe CH-47 serta sekitar 600 personel Pasukan Bela Diri . Seluruh kontingen akan bertolak ke Indonesia setelah persiapan teknis rampung.

Pengerahan bantuan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama pertahanan yang ditandatangani oleh menteri pertahanan Indonesia dan Jepang pada Mei 2026. Dalam kesepakatan tersebut, kedua negara sepakat memperkuat kolaborasi dalam operasi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana (HADR).

Kebakaran hutan di Kalimantan saat ini memerlukan penanganan cepat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, khusus di Kalimantan Barat saja, luas lahan yang terbakar sepanjang Januari hingga Agustus 2026 telah mencapai 38.310,89 hektar . Satelit Kementerian Lingkungan Hidup memantau sebaran titik panas yang sangat tinggi, dengan Kalimantan Barat mencatat 1.226 titik dan Kalimantan Tengah sebanyak 811 titik.

Pengumuman bantuan ini disampaikan setelah Indonesia, Jepang, dan Australia menggelar pertemuan trilateral tingkat menteri pertahanan pada 26 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, ketiga menteri membahas situasi keamanan di kawasan Indo-Pasifik dan menyatakan komitmen untuk bekerja sama menjaga perdamaian serta stabilitas regional.

Jepang dan Indonesia memiliki sejarah panjang kerja sama manajemen bencana karena kedua negara sama-sama rawan menghadapi bencana alam. Pengerahan personel JSDF dalam misi ini menunjukkan bahwa penanganan karhutla dipandang sebagai kondisi darurat yang membutuhkan dukungan kemanusiaan dan kemampuan teknis.

[Red/Valda]

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pria di Bangkalan Tertipu Imam Mahdi Gadungan Hingga Rp 1,3 Miliar

21 Oktober 2026 - 23:06 WIB

PDI-P Tegas Tolak Usulan Luhut Soal Penghapusan Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi

21 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Dishut Sumbar Ungkap Status Lahan Sawit di Lokasi Bekas Karhutla Dharmasraya

21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Prabowo Subianto Soroti Sindiran Negara Asing Mengenai Isu Karhutla di Indonesia

21 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Resmi Tolak Pembelaan Nurman Herin Terkait Klaim Intervensi Penyidik

21 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Trending di Headline