Zhoumi Super Junior-M Ditunjuk sebagai CEO Perusahaan Gabungan SM-TME Mengintip Replika Tembok Konstantinopel di Balik Layar Serial Mehmed: Fetihler Sultanı Undertale: The Determination Symphony Hadir di Jakarta 11 Oktober 2026 Ekonom: Kerja Sama Indonesia-Rusia Positif untuk Perluasan Ekspor Vicky Shu Akui Hobi Berdagang, Tak Gengsi Cari Job hingga Jualan di Media Sosial IU Siap Rilis Karya Baru pada September 2026, Rilis Video Teaser

Headline

DPRD Kota Semarang Kaji Risiko Gempa Proyek Geothermal Ungaran

badge-check


					ILUSTRASI (GlobalSIar) Perbesar

ILUSTRASI (GlobalSIar)

SEMARANG, GLOBALSIAR.COM (31/08/2026) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mulai melakukan pengkajian mendalam terhadap rencana pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di kawasan Gunung Ungaran. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa eksploitasi energi terbarukan tersebut tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun keselamatan warga di sekitarnya. Fokus utama legislatif tertuju pada kesiapan mitigasi bencana yang komprehensif sebelum proyek strategis nasional ini benar-benar dijalankan.

Salah satu isu krusial yang menjadi perhatian serius adalah potensi timbulnya gempa bumi induksi atau induced seismicity akibat aktivitas pengeboran di perut bumi. Anggota DPRD menyoroti fakta bahwa aktivitas geothermal memiliki risiko seismik yang perlu diantisipasi secara matang melalui studi geologi yang akurat. Para wakil rakyat meminta pemerintah pusat dan pihak pengembang untuk memberikan jaminan keamanan serta peta risiko yang jelas guna menghindari terjadinya guncangan yang dapat merusak infrastruktur maupun permukiman warga di kaki Gunung Ungaran.

Selain potensi gempa, DPRD juga merujuk pada pengalaman proyek serupa di wilayah lain yang sempat menghadapi kendala sosial dan lingkungan cukup signifikan. Kekhawatiran mengenai keberlangsungan sumber mata air bagi masyarakat setempat menjadi poin penting yang tidak boleh diabaikan dalam proses perizinan. Gunung Ungaran selama ini berfungsi sebagai daerah tangkapan air utama bagi wilayah Semarang dan sekitarnya, sehingga setiap aktivitas pengeboran skala besar harus melewati evaluasi dampak lingkungan yang sangat ketat.

Meskipun proyek ini merupakan bagian dari kebijakan strategis untuk mempercepat bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) secara nasional, koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lokal tetap menjadi syarat mutlak. Peninjauan kembali atas seluruh aspek teknis terus dilakukan untuk menyelaraskan target pemenuhan energi dengan kelestarian ekosistem lokal yang ada. Berita ini disusun kembali oleh GlobalSiar guna memberikan informasi komprehensif mengenai pengawasan pembangunan di daerah.

Meskipun proyek ini merupakan bagian dari kebijakan strategis untuk mempercepat bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) secara nasional, koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lokal tetap menjadi syarat mutlak. Peninjauan kembali atas seluruh aspek teknis terus dilakukan untuk menyelaraskan target pemenuhan energi dengan kelestarian ekosistem lokal yang ada. Berita ini disusun kembali oleh GlobalSiar guna memberikan informasi komprehensif mengenai pengawasan pembangunan di daerah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zhoumi Super Junior-M Ditunjuk sebagai CEO Perusahaan Gabungan SM-TME

6 September 2026 - 07:00 WIB

Undertale: The Determination Symphony Hadir di Jakarta 11 Oktober 2026

5 September 2026 - 07:00 WIB

Ekonom: Kerja Sama Indonesia-Rusia Positif untuk Perluasan Ekspor

5 September 2026 - 03:00 WIB

Danantara Dorong Transformasi Menyeluruh Rumah Sakit BUMN di Bawah IHC

4 September 2026 - 20:03 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Biofuel, Hidrogen, hingga Konservasi Lewat Enam Kesepakatan

4 September 2026 - 19:30 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis