Pria di Bangkalan Tertipu Imam Mahdi Gadungan Hingga Rp 1,3 Miliar PDI-P Tegas Tolak Usulan Luhut Soal Penghapusan Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi Dishut Sumbar Ungkap Status Lahan Sawit di Lokasi Bekas Karhutla Dharmasraya Prabowo Subianto Soroti Sindiran Negara Asing Mengenai Isu Karhutla di Indonesia Jaksa Resmi Tolak Pembelaan Nurman Herin Terkait Klaim Intervensi Penyidik Jet Tempur Mirage 2000D Militer Prancis Jatuh, Satu Pilot Gugur dalam Tugas

Headline

Dedi Mulyadi Kritik Tajam Pengelola Terkait Kebakaran Gunung Gede Pangrango

badge-check


					(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN) Perbesar

(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)

BANDUNG, GLOBALSIAR.COM (3 SEPTEMBER 2026) – Calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan sorotan mendalam terhadap insiden kebakaran hutan yang melanda kawasan konservasi Gunung Gede Pangrango. Ia menilai bahwa peristiwa ini mencerminkan adanya celah dalam sistem pengawasan dan kesiapsiagaan dari pihak pengelola dalam memitigasi potensi bencana di wilayah yang sangat vital bagi ekosistem Jawa Barat tersebut.

Dalam keterangannya, Dedi menekankan bahwa perlindungan terhadap kawasan hutan lindung harus menjadi prioritas utama tanpa kompromi. Menurutnya, kebakaran di wilayah pegunungan bukan sekadar masalah teknis pemadaman, melainkan persoalan manajemen perlindungan alam yang seharusnya bisa dideteksi dan dicegah lebih dini melalui patroli rutin dan koordinasi yang lebih ketat di lapangan.

Mantan Bupati Purwakarta ini juga mendorong adanya audit menyeluruh terhadap standar operasional prosedur yang dijalankan oleh otoritas taman nasional. Ia berpendapat bahwa pemanfaatan teknologi deteksi dini dan keterlibatan aktif masyarakat lokal di sekitar lereng gunung dapat menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak kerusakan yang lebih luas akibat api yang sulit dikendalikan di medan curam.

Selain menyoroti pihak pengelola, Dedi turut mengimbau para pendaki dan wisatawan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya api selama berada di kawasan konservasi. Sinergi antara kebijakan manajemen yang tegas dan disiplin pengunjung diharapkan mampu menjaga kelestarian Gunung Gede Pangrango dari ancaman serupa, sebagaimana laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Langkah preventif yang lebih konkret diharapkan segera diambil guna menjamin keamanan hutan dari ancaman musim kemarau yang berkepanjangan, sehingga kekayaan hayati di dalamnya tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pria di Bangkalan Tertipu Imam Mahdi Gadungan Hingga Rp 1,3 Miliar

21 Oktober 2026 - 23:06 WIB

PDI-P Tegas Tolak Usulan Luhut Soal Penghapusan Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi

21 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Dishut Sumbar Ungkap Status Lahan Sawit di Lokasi Bekas Karhutla Dharmasraya

21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Prabowo Subianto Soroti Sindiran Negara Asing Mengenai Isu Karhutla di Indonesia

21 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Resmi Tolak Pembelaan Nurman Herin Terkait Klaim Intervensi Penyidik

21 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Trending di Headline