JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (10/09/2026) – Sejumlah elemen massa dari berbagai organisasi buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, pada Kamis pagi. Kehadiran ratusan demonstran yang berkumpul di lokasi tersebut mengakibatkan penutupan akses lalu lintas di ruas Jalan Kebon Sirih, di mana massa menempati badan jalan untuk menyuarakan tuntutan mereka kepada pemerintah daerah.
Para peserta aksi terlihat membawa berbagai atribut seperti bendera organisasi, poster, hingga mobil komando yang digunakan untuk berorasi secara bergantian. Akibat penuhnya badan jalan oleh kerumunan massa dan barisan sepeda motor yang terparkir, kendaraan roda empat maupun roda dua tidak dapat melintasi jalur utama tersebut, sehingga petugas kepolisian di lapangan harus melakukan rekayasa lalu lintas.
Aksi demonstrasi ini difokuskan pada penyampaian aspirasi terkait penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun mendatang yang saat ini tengah dalam tahap pembahasan. Perwakilan buruh mendesak agar anggota legislatif Jakarta turut mengawal kebijakan pengupahan agar tetap mempertimbangkan daya beli pekerja di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang terus meningkat.
Aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri terus bersiaga di sekitar gerbang masuk gedung DPRD guna menjaga situasi agar tetap kondusif selama proses penyampaian pendapat berlangsung. Meski terjadi kepadatan lalu lintas di area sekitarnya, kegiatan ini dilaporkan berjalan dengan tertib sesuai dengan protokol keamanan yang telah ditetapkan. Laporan ini disusun kembali oleh tim redaksi GlobalSiar.












