MEDAN, GLOBALSIAR.COM (9 SEPTEMBER 2026) – Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, secara resmi mendorong pelaksanaan tes trauma secara menyeluruh terhadap seorang siswa asal Kabupaten Karo yang dilaporkan mengalami gangguan ingatan secara mendadak. Langkah medis ini dianggap krusial untuk mengidentifikasi penyebab pasti serta menentukan penanganan psikologis maupun fisik yang tepat bagi kondisi kesehatan sang pelajar tersebut.
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga menyadari adanya perubahan drastis pada perilaku dan daya ingat anak mereka dalam beberapa waktu terakhir. Meskipun penyebab pastinya belum diketahui secara medis, adanya indikasi tekanan mental atau peristiwa traumatis menjadi salah satu fokus perhatian utama tim medis yang akan menangani kasus ini di bawah pengawasan ketat dari pemerintah daerah setempat.
Bobby Nasution menegaskan bahwa pemerintah provinsi siap memberikan fasilitas kesehatan terbaik guna memastikan hak-hak anak dalam mendapatkan perawatan medis terpenuhi secara maksimal tanpa kendala. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses diagnosis tidak terhambat masalah biaya atau birokrasi, mengingat urgensi pemulihan mental bagi masa depan pendidikan siswa yang bersangkutan.
Upaya ini diharapkan dapat memberikan titik terang bagi keluarga mengenai kondisi kesehatan putra mereka sekaligus menjadi bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap isu kesehatan mental anak di wilayah Sumatera Utara. Seluruh perkembangan mengenai proses pemeriksaan medis dan pendampingan psikologis ini akan terus dipantau secara berkala, sebagaimana laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.












