
Sumber: (CNN Indonesia/Muhammad Naufal)
JAKARTA (GLOBALSIAR) – Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Pertahanan China, Laksamana Dong Jun, bersepakat untuk memperkuat kerja sama bilateral di bidang pertahanan. Kesepakatan ini mencakup peningkatan latihan bersama, pertukaran personel militer, hingga pengembangan industri pertahanan, sebagaimana disampaikan dalam pertemuan di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, pada Jumat (21/8/2026).
Kunjungan Laksamana Dong Jun ke Indonesia merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan pertahanan kedua negara yang telah berlangsung hampir dua dekade. Sebelumnya, ia juga sempat mengunjungi Bali dan melihat kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK). Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan kesan tersendiri bagi Menhan China terkait kedekatan budaya. “Beliau sempat hadir di Bali melihat Garuda Wisnu Kencana, dan di situ beliau merasa dan terkesan bahwa rupanya kebudayaan Indonesia mirip dengan kebudayaan yang ada di China,” kata Sjafrie.
Di bidang pertahanan, hubungan Indonesia dan China telah berjalan sejak penandatanganan Defense Cooperation Agreement pada tahun 2007. Menhan Sjafrie menyebut hubungan kedua negara kini telah memasuki usia 19 tahun dan berlangsung dengan sangat akrab. “Saya sudah menyampaikan beberapa pandangan dan juga kita sudah sepakat bahwa sejak tahun 2007, saya yang kebetulan hadir dalam Defense Cooperation Agreement itu sampai dengan saat ini sudah hampir 2 dekade, tepatnya 19 tahun, hubungan antara Indonesia dan China itu berlangsung dengan sangat akrab dan kita akan komitmen untuk meningkatkan kerja sama ini,” ujarnya.
Kerja sama pertahanan tidak hanya berfokus pada aspek material, tetapi juga peningkatan kemampuan sumber daya manusia. Karena itu, peningkatan kerja sama akan dilakukan melalui latihan bersama, pendidikan militer, serta pertukaran prajurit TNI, tidak hanya pada tingkat perwira, tetapi juga di tingkat bintara dan tamtama dalam kaitan latihan bersama. Selain itu, kedua negara juga akan meningkatkan kerja sama industri pertahanan sebagai langkah maju di era pembangunan kekuatan pertahanan Indonesia saat ini dan di masa mendatang. Menhan Sjafrie juga mengundang Angkatan Bersenjata China untuk mengikuti latihan bersama Komodo sebagai salah satu bentuk kerja sama konkret antara kedua militer.
Sementara itu, Laksamana Dong Jun menyampaikan harapannya agar hubungan pertahanan Indonesia dan China semakin erat. Ia mengatakan kunjungannya ke Indonesia menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dengan Menhan Sjafrie. “Kami juga berharap bisa melakukan kerja sama yang lebih erat dengan pihak Indonesia. Saya senang sekali dapat berkunjung kembali ke Indonesia yang indah. Bertemu dengan sahabat lama saya, Pak Menhan Sjafrie,” kata Dong Jun.













